eksposisiborneo.com, Kubar – Keterbatasan sarana dan prasarana tidak menjadi penghalang bagi atlet kickboxing Kutai Barat (Kubar) untuk menorehkan prestasi.
Sebanyak 12 atlet dipastikan lolos dan akan mewakili daerah tersebut pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) di Kabupaten Paser 2026.
Capaian tersebut menjadi sorotan tersendiri, mengingat proses pembinaan atlet masih berlangsung dengan fasilitas yang terbatas, baik dari sisi peralatan maupun tempat latihan.
Pelatih Kickboxing Kubar, Stepanus Rifal, mengatakan keberhasilan para atlet meraih tiket Porprov merupakan hasil kerja keras dan konsistensi latihan, meski dalam kondisi sarana yang belum ideal.
“Saat ini tim Kickboxing Kutai Barat memiliki 12 atlet yang sudah memastikan diri lolos dan mendapatkan tiket untuk mengikuti Porprov Kalimantan Timur di Kabupaten Paser,” kata Stepanus, Kamis 11 Juni 2026.
Pada ajang Babak Kualifikasi (BK) Porprov beberapa waktu lalu, Tim Kickboxing Kubar mencatat hasil tiga medali emas, tiga medali perak, dan empat medali perunggu. Dua atlet lainnya juga dipastikan tetap lolos meskipun tidak meraih medali pada ajang tersebut.
Namun di balik capaian tersebut, persoalan fasilitas masih menjadi tantangan utama. Para atlet diketahui masih berlatih dengan peralatan lama yang belum diperbarui, serta belum memiliki tempat latihan yang benar-benar representatif.
Selama ini, latihan rutin dilakukan di area terbuka Kompleks Islamic Center Melak dan sesekali berpindah ke Barong Tongkok. Kondisi tersebut membuat proses pembinaan belum berjalan optimal.
“Kami sebenarnya memiliki tempat latihan sendiri, tetapi kondisinya cukup sempit sehingga belum ideal untuk pembinaan atlet secara maksimal,” ujar Stepanus.
Meski berada dalam keterbatasan, para atlet tetap mampu bersaing dan menunjukkan performa yang menjanjikan di tingkat Pra Porprov. Hal ini sekaligus menjadi gambaran potensi besar cabang olahraga kickboxing di Kubar jika didukung dengan fasilitas yang memadai.
Kunjungan Ketua KONI Kubar, Alsiyus, ke lokasi latihan juga menjadi dorongan moral bagi para atlet dan pelatih. Kehadiran tersebut dinilai memberikan semangat tambahan dalam persiapan menuju Porprov Kaltim 2026.
“Kehadiran Ketua KONI memberikan semangat bagi kami. Ini menunjukkan perhatian dan dukungan terhadap atlet yang sedang mempersiapkan diri untuk meraih prestasi terbaik bagi Kutai Barat,” ucap Stepanus. (eb/Lie)




