Terpilih Sebagai Ketua KONI Kubar, Alsiyus Pastikan Pembinaan Atlet Berbasis Prestasi

By eksposisi borneo Mei 11, 2026
65
KONI Kubar
Ketua KONI Kutai Barat terpilih, Alsiyus. (foto.eb/Lie)

eksposisiborneo.com, Kubar – Alsiyus terpilih secara aklamasi sebagai Ketua KONI Kutai Barat (Kubar) periode 2025-2029, dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) yang digelar di Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Senin (11/5/2026).

Ketua Kick Boxing Kubar itu terpilih setelah ketua sebelumnya, Agus Herawan, mengundurkan diri dari jabatan Ketua KONI Kubar, pada 30 April 2026.

Kepada wartawan, Alsiyus menegaskan, kepemimpinan KONI Kubar ke depan akan berorientasi pada peningkatan prestasi cabang olahraga (cabor).

“Yang jelas kepemimpinan saya ke depan berbasis prestasi. Cabor yang banyak meraih medali akan mendapat pembinaan lebih besar, sesuai capaian prestasi yang selama ini diraih,” kata Alsiyus.

Meski demikian, ia menegaskan terdapat pengecualian bagi cabang olahraga yang memiliki basis massa besar di tengah masyarakat, seperti bulutangkis, voli dan sepak bola.

“Karena itu memang olahraga masyarakat. Jadi tentu pembinaannya juga berbeda, termasuk dari sisi penganggaran,” ujarnya.

Musorkablub KONI Kubar
Musorkablub KONI Kubar, Dihadiri Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras. (foto.eb/Lie)

Menurut Alsiyus, pola pembinaan berbasis prestasi bukan bentuk diskriminasi terhadap cabor tertentu, melainkan upaya memotivasi seluruh cabang olahraga agar lebih kompetitif dalam mencetak atlet berprestasi.

Ia juga memastikan KONI Kubar akan melakukan evaluasi terhadap cabor yang selama ini belum menunjukkan hasil maksimal. Namun demikian, evaluasi tersebut bukan untuk merombak kepengurusan, melainkan mencari solusi bersama.

“Cabor-cabor yang belum menonjol akan kita evaluasi. Bukan merombak, tapi mencari solusi agar ke depannya mereka bisa lebih baik,” kata Alsiyus.

Ia menilai, persoalan yang dihadapi setiap cabor merupakan tanggung jawab bersama KONI. Karena itu, pihaknya akan aktif membantu mencari akar persoalan yang menghambat prestasi atlet.

“Masalah cabor ini adalah masalah KONI. Oleh sebab itu ke depan kita akan membantu mencari solusi, apa sebabnya mereka belum berprestasi,” ucap Alsiyus. (eb/LIE)

BERITA TERKAIT