eksposisiborneo.com, Kubar – Warga Kampung Muara Batuq, Kecamatan Mook Manaar Bulatn, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), dipastikan menerima bantuan fasilitas pendidikan dan air bersih dari PT Andrea Multi Energy (AME) dalam waktu dekat.
Rencana penyaluran bantuan tersebut disampaikan Area External Manager PT AME, Bagus Dwi Agung Ngestiawan, dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama warga Kampung Muara Batuq yang digelar di DPRD Kubar, Kamis 16 April 2026.
Selain bantuan mobil angkutan pelajar dan sarana air bersih, perusahaan juga menyatakan kesiapannya untuk melakukan perbaikan jalan yang selama ini dikeluhkan warga. Upaya ini diharapkan dapat memperlancar aktivitas masyarakat setempat.
Bagus menuturkan sejak mulai berinvestasi di wilayah tersebut, perusahaan memiliki komitmen untuk berkontribusi terhadap kebutuhan masyarakat. Sejumlah permintaan warga yang telah disampaikan akan segera ditindaklanjuti.
“Perusahaan berkomitmen memenuhi kebutuhan warga. Permohonan bos sekolah dan sarana air bersih akan segera kami sanggupi. Karena ini merupakan kewajiban bersama,” katanya.
Komitmen Secara Bertahap
Ia menjelaskan, operasional tambang PT AME di Muara Batuq belum genap satu tahun berjalan. Produksi batu bara pun belum optimal karena adanya pengurangan RKAB oleh pemerintah pada 2026.
Kondisi tersebut membuat belum semua kebutuhan masyarakat bisa dipenuhi saat ini. Namun demikian, perusahaan berkomitmen untuk merealisasikan berbagai permintaan warga secara bertahap.
“Wilayah Kampung Muara Batuq ini tidak terlalu besar, semoga kebutuhan warga segera terpenuhi. Permasalahan ini seharusnya tidak harus sampai ke DPRD, tapi ya tetap kita hormati,” ujar Bagus.
Selain itu, Ia juga menegaskan komitmen PT AME terhadap pengelolaan lingkungan dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan, dengan menjaga keseimbangan ekosistem agar aktivitas operasional, sehingga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
Karena itu ke depan, perusahaan akan terus meningkatkan komunikasi dan hubungan dengan warga agar koordinasi berjalan lebih baik dan kebutuhan masyarakat dapat direspons lebih cepat. (eb/002)


