eksposisiborneo.com, Kubar – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di Taman Budaya Sendawar (TBS), Kecamatan Barong Tongkok, Minggu (26/4/2026).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Veridiana Huraq Wang. Dihadiri jajaran pengurus DPD Kaltim, DPC Kubar, serta lebih dari 500 kader PDI Perjuangan dari 16 kecamatan se-Kubar.
Ketua DPC PDI Perjuangan yang juga Bupati Kubar, Frederick Edwin menegaskan, forum ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum strategis untuk memperkuat soliditas partai hingga ke tingkat akar rumput.
Menurutnya, Musancab harus dimaknai sebagai ruang konsolidasi bersama, bukan ajang persaingan internal yang berpotensi melemahkan kekuatan partai.
“Musancab ini bukan ajang kompetisi yang memecah, tetapi momentum konsolidasi yang menguatkan,” kata Edwin.
Ia melanjutkan, penetapan Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) dalam Musancab merupakan kewenangan organisasi. Karena itu, setiap keputusan yang dihasilkan wajib diterima dan dijalankan bersama oleh seluruh kader sebagai bentuk disiplin dan soliditas partai.
“Siapapun yang ditetapkan sebagai Ketua, itulah keputusan organisasi. Dan keputusan organisasi adalah keputusan kita bersama,” ujarnya.
Selain itu, Edwin mengingatkan bahwa soliditas kader menjadi kunci utama, sebab kekuatan partai bukan ditentukan dalam forum semata, melainkan melalui kerja nyata di tengah masyarakat sebagai tempat kepercayaan rakyat dibangun.
Karenanya, ia mengajak seluruh kader untuk tetap menjaga kekompakan dan bergerak dalam satu barisan, demi memastikan PDI Perjuangan terus hadir dan memberi dampak nyata bagi masyarakat di Bumi Tanaa Purai Ngeriman. (eb/002)



