Lama Tanpa Sekretariat Tetap, PDA Kubar Akhirnya Miliki Rumah Bersama

By eksposisi borneo Jun 19, 2026
244
PDA Kubar
Bupati Frederick Edwin, membuka tirai peresmian Kantor PDA Kutai Barat, di Taman Budaya Sendawar. (foto.eb)

eksposisiborneo.com, Kubar – Upaya memperkuat peran lembaga adat dalam kehidupan masyarakat mendapat dukungan dengan diresmikannya Kantor Sekretariat Presidium Dewan Adat (PDA) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) di Kompleks Taman Budaya Sendawar (TBS), Kecamatan Barong Tongkok, Jumat (19/6/2026).

Keberadaan sekretariat tersebut diharapkan menjadi pusat pelayanan, koordinasi, serta ruang musyawarah bagi masyarakat adat dalam menjaga nilai-nilai budaya yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan sosial di daerah itu.

Peresmian dilakukan oleh Bupati Kubar Frederick Edwin, dihadiri sejumlah unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta pejabat di lingkungan pemerintahan.

Dalam sambutannya, Frederick Edwin menegaskan, lembaga adat memiliki posisi penting sebagai mitra pemerintah dalam menjaga harmoni sosial sekaligus mendukung pembangunan daerah.

PDA Kubar
Bupati Frederick Edwin bersama jajaran Forkopimda saat meninjau ruangan Kantor PDA Kubar. (foto.eb)

Menurutnya, keberadaan sekretariat permanen akan memperkuat fungsi Dewan Adat dalam menjalankan tugas dan pelayanannya kepada masyarakat.

“Saya ingin sekretariat ini menjadi pusat koordinasi yang efektif, tempat kita menyelesaikan berbagai persoalan kemasyarakatan melalui pendekatan adat yang adil,” ujarnya.

Menurut Edwin, nilai-nilai adat tetap relevan di tengah perkembangan zaman karena mengajarkan keseimbangan antara kehidupan masyarakat, pembangunan, dan kelestarian lingkungan.

Karena itu, keberadaan lembaga adat perlu terus diperkuat agar mampu berkontribusi dalam menjaga persatuan dan identitas daerah.

Orang nomor satu di Kubar itu juga berharap, sekretariat tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat luas, termasuk dalam pembinaan generasi muda agar tetap mengenal dan menghargai warisan budaya leluhur.

Rumah Tempat Merawat Warisan Leluhur

Sementara itu, Ketua PDA Kubar, Yurang, mengatakan kehadiran sekretariat permanen menjadi momentum penting bagi lembaga yang dipimpinnya.

Sebab selama ini, berbagai aktivitas organisasi dan pelayanan kepada masyarakat dilakukan dengan keterbatasan karena belum memiliki fasilitas yang memadai.

PDA Kubar
Bupati berharap sekretariat PDA Kubat dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat luas. (foto.eb)

Menurutnya, kantor baru tersebut akan menjadi pusat kegiatan Dewan Adat sekaligus memudahkan masyarakat yang membutuhkan pelayanan maupun penyelesaian persoalan melalui mekanisme adat.

“Hari ini kami memiliki sebuah rumah. Rumah tempat kami bermusyawarah, rumah tempat kami melayani masyarakat, dan rumah tempat kami merawat warisan leluhur,” kata Yurang.

Ia berharap sekretariat itu dapat menjadi ruang terbuka bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga nilai budaya dan memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman yang ada di Kutai Barat.

Untuk diketahui prosesi peresmian diawali dengan ritual adat Ngurew Ngeur, tradisi pembersihan diri dan lingkungan yang melambangkan kesiapan lahir dan batin sebelum penggunaan fasilitas baru.

Ritual tersebut menjadi simbol bahwa keberadaan sekretariat bukan hanya sebagai bangunan fisik, tetapi juga bagian dari upaya menjaga keberlanjutan adat dan budaya di Bumi Tanaa Purai Ngerimaan. (Adv/eb/002)

BERITA TERKAIT