Pemkab Mahulu Prioritaskan Bantuan untuk Kelompok Rentan

By eksposisi borneo Agu 20, 2026
543
Kemarau Mahulu
Bupati Kabupaten Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan. (eb)

eksposisiborneo.com, Mahulu – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) menyiapkan dukungan khusus bagi kelompok masyarakat rentan yang terdampak kondisi kemarau dan kendala distribusi kebutuhan di wilayah hulu Mahakam. Khususnya di Kecamatan Long Pahangai dan Long Apari.

Selain memastikan ketersediaan bahan pangan secara umum, pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap kebutuhan bayi, balita, ibu hamil, lansia serta masyarakat yang sedang sakit.

Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan mengatakan, penanganan kondisi masyarakat tidak cukup hanya dengan memastikan ketersediaan sembako. Kelompok yang memiliki kebutuhan khusus juga harus mendapat perhatian dalam penyaluran bantuan.

Perhatian tersebut mencakup dukungan kesehatan, termasuk penyediaan obat-obatan dan kebutuhan lain yang disesuaikan dengan kondisi masyarakat di lapangan.

“Tidak hanya untuk masyarakat umum. Yang spesial seperti ini, ibu hamil, balita, bayi, dan lansia juga orang sakit perlu kita utamakan,” kata Angela, Kamis (20/8/2026).

“Kita meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, segera menyusun kebutuhan berdasarkan data masyarakat di lapangan,” ujar Angela.

Pendataan tersebut lanjut Bupati, diperlukan agar bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat umum, tetapi sesuai dengan kebutuhan masing-masing kelompok di dua wilayah tersebut.

Dengan pendataan, menurutnya Angela, kebutuhan kelompok rentan dapat dipetakan secara lebih jelas. Pemerintah daerah kemudian dapat menyesuaikan jenis bantuan yang disalurkan, termasuk kebutuhan pangan maupun dukungan kesehatan.

Langkah tersebut dilakukan bersamaan dengan upaya pemerintah menjaga pasokan sembako di wilayah yang mengalami kendala distribusi. Bantuan pangan disiapkan melalui Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pasar Murah untuk masyarakat di Long Pahangai dan Long Apari.

Angela menegaskan, penanganan dampak kemarau dilakukan dengan melihat kondisi masyarakat secara menyeluruh. Pemerintah tidak hanya mengejar terpenuhinya kebutuhan pangan secara umum, tetapi juga memastikan kelompok yang membutuhkan perhatian khusus tidak terabaikan dalam proses penyaluran bantuan. (Adv)

BERITA TERKAIT