Politeknik Sendawar Akan Direvitalisasi dengan Anggaran Rp65 Miliar

By eksposisi borneo Okt 10, 2026
4
Politeknik Sendawar
Gerbang utama Politeknik Sendawar di Kabupaten Kutai Barat. Kampus ini direncanakan direvitalisasi dengan anggaran sekitar Rp65 miliar melalui skema multiyears pada 2027-2029. (foto.eb)

eksposisiborneo.com, Kubar: Perguruan tinggi Politeknik Sendawar di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) akan direvitalisasi dengan perkiraan anggaran Rp65 miliar, melalui skema multiyears atau tahun jamak selama periode 2027-2029.

Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kubar, Agustian Setia mengatakan, saat ini pemerintah daerah memfokuskan kegiatan pada tahap perencanaan yang dilaksanakan pada 2026.

“Tahun 2026 ini kita fokusnya di perencanaan,” ujar Agus, Jumat 9 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, proses lelang direncanakan berlangsung pada Oktober hingga Desember 2026. Sementara itu, pekerjaan fisik ditargetkan mulai pada 2027 dan dilaksanakan secara bertahap hingga 2029.

Revitalisasi tersebut direncanakan mencakup pembongkaran sebagian gedung lama di lingkungan kampus untuk kemudian dibangun kembali. Penataan ini meliputi fasilitas utama pendidikan, seperti ruang jurusan, ruang dosen, ruang administrasi akademik, serta Asrama.

“Kalau tidak salah, ada empat gedung jurusan. Terus dua asrama untuk Putra dan Putri. Kemudian satunya ruang dosen dan administrasi akademik,” ujar Agus.

Sejumlah Gedung Kampus Akan Dibangun Kembali

Selain itu, rencana pembangunan juga mencakup perpustakaan, kantin, dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya untuk menunjang kegiatan perkuliahan di Politeknik Sendawar.

Namun demikian menurut Agus, jumlah pasti gedung dan rincian fasilitas masih mengacu pada dokumen perencanaan yang sedang diproses.

Dengan perkiraan anggaran Rp65 miliar melalui skema multiyears selama tiga tahun, revitalisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Politeknik Sendawar.

Meski demikian, realisasi pembangunan masih bergantung pada penyelesaian perencanaan, proses pengadaan, dan penetapan anggaran sesuai ketentuan yang berlaku.

“Harapannya, pembangunan bisa selesai lebih cepat, dengan target pelaksanaan pada 2027 hingga 2029. Kami berharap revitalisasi ini dapat rampung sebelum masa jabatan periode pertama Bupati Frederick Edwin berakhir,” ucapnya.

Melalui revitalisasi ini, Politeknik Sendawar diharapkan dapat menunjang peningkatan kualitas pendidikan vokasi, seiring dengan kebutuhan sumber daya manusia yang siap memasuki dunia kerja di Kutai Barat. (eb/002)

BERITA TERKAIT