Dana Desa Dukung Peningkatan Pendidikan di Linggang Bangun Sari

By eksposisi borneo Jul 6, 2026
290
Dana Desa
Kepala Kampung Linggang Bangun Sari, H. Sulaiman. (foto.eb)

eksposisiborneo.com, Kubar – Pemerintah Kampung Linggang Bangun Sari, Kecamatan Linggang Bigung, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), menjadikan sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas dalam penggunaan dana desa.

Kebijakan tersebut sebagai upaya menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan mampu menjadi penerus pembangunan kampung di masa mendatang.

Kepala Kampung Linggang Bangun Sari, H. Sulaiman, mengatakan pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus menyentuh peningkatan kualitas masyarakat melalui pendidikan.

Menurutnya, investasi di bidang pendidikan akan memberikan manfaat yang jauh lebih besar dalam jangka panjang.

“Sebagian dana desa kami sisihkan untuk pembangunan dan pendidikan. Kami berharap masyarakat dapat memberikan dukungan agar program ini bisa berjalan dengan baik dan membawa manfaat bagi anak-anak kita,” kata H. Sulaiman, Senin (6/7/2026).

Komitmen tersebut diwujudkan dengan memberikan perhatian terhadap pengembangan sarana pendidikan sekaligus mendukung berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pembinaan generasi muda, sebagai penentu arah pembangunan kampung di masa depan.

Bangga dengan putra-putri Linggang Bangun Sari

Selain dukungan anggaran, H. Sulaiman mengaku bangga melihat semakin banyak putra-putri Linggang Bangun Sari yang melanjutkan pendidikan ke pondok pesantren maupun perguruan tinggi. Hal itu menjadi pertanda meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan.

“Saya sangat terharu melihat anak-anak kita yang terus belajar hingga ke pondok pesantren dan perguruan tinggi. Semoga mereka menjadi penerus yang membawa perubahan positif serta menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat,” ujuarnya.

Sulaiman berharap, para pelajar yang sedang menempuh pendidikan dapat kembali ke kampung setelah menyelesaikan studi untuk mengabdikan ilmu yang dimiliki. Kehadiran generasi muda yang berpendidikan dinilai akan memperkuat pembangunan di berbagai sektor, baik pemerintahan, pendidikan, ekonomi, maupun sosial kemasyarakatan.

Ia optimistis sinergi antara dukungan anggaran, peran keluarga, lembaga pendidikan, dan masyarakat akan melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak, serta mampu membawa kampung berkembang lebih maju di masa mendatang. (Adv/Diskominfo Kubar)

BERITA TERKAIT