eksposisiborneo.com, Mahulu – Bupati Mahakam Ulu (Mahulu), Angela Idang Belawan, meresmikan Sekolah Dasar Katolik (SDK) Santa Miriam, Ujoh Bilang sebagai sekolah baru yang diharapkan memperkuat layanan pendidikan dasar di wilayah tersebut.
Peresmian berlangsung di lingkungan SDK Santa Miriam, Ujoh Bilang, Senin (27/7/2026), diawali dengan Perayaan Ekaristi dan pemberkatan gedung sekolah yang dipimpin RD. Albertus Kurniadi.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh agama, tenaga pendidik, serta masyarakat. Peresmian menjadi penanda dimulainya operasional SDK Santa Miriam, Ujoh Bilang, dalam memberikan layanan pendidikan bagi anak-anak di Mahulu.
Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan mengatakan, kehadiran SDK Santa Miriam diharapkan tidak sekadar menambah pilihan layanan pendidikan, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk tumbuh secara utuh, baik dalam kemampuan akademik maupun pembentukan karakter sejak usia dini.
“Sekolah ini diharapkan menjadi lingkungan belajar yang mendampingi anak-anak untuk bertumbuh dalam semangat persaudaraan, toleransi, dan pembentukan karakter yang kuat,” kata Angela Idang Belawan.
Menurut Angela, sekolah memiliki peran penting dalam menyiapkan sumber daya manusia Mahulu dimasa depan. Karena itu, peningkatan kualitas pendidikan perlu berjalan seiring dengan penanaman nilai moral, sosial, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap sesama.
Sekolah Harus Beri Rasa Aman dan Nyaman
Ia juga mendorong agar lingkungan sekolah mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik. Suasana belajar yang positif akan membantu anak membangun rasa percaya diri, sekaligus memberikan ruang untuk mengenali dan mengembangkan potensi masing-masing.
“Dengan lingkungan yang mendukung, anak-anak dapat belajar dengan gembira, percaya diri, serta berani mengenali dan mengembangkan potensinya,” ujarnya.
Angela menilai pendidikan karakter tidak cukup hanya disampaikan melalui pembelajaran di dalam kelas. Nilai-nilai tersebut harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui hubungan antara peserta didik, guru, orang tua, dan seluruh warga sekolah.
Sejalan dengan itu, SDK Santa Miriam Ujoh Bilang mengusung moto Yayasan Budi Bakti Karya MASF, yakni “Bersaudara, Berkarakter, dan Berprestasi”. Moto tersebut dinilai sejalan dengan upaya membangun pendidikan yang menempatkan pencapaian akademik dan pembentukan karakter sebagai dua hal yang saling melengkapi.
“Kami berharap sekolah ini mampu melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, menghargai keberagaman, dan siap berkontribusi bagi pembangunan Mahakam Ulu,” kata Angela.
Keberadaan sekolah baru juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Mahulu dalam memperluas dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Pemerintah daerah berharap setiap anak memiliki kesempatan memperoleh pendidikan yang layak sekaligus berkembang dalam lingkungan yang mendukung.
Untuk mewujudkan hal itu, Angela menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, yayasan, tenaga pendidik, orang tua, tokoh agama, dan Masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia tersebut.
Dukungan seluruh pihak dinilai menjadi kunci agar sekolah tidak hanya menghasilkan peserta didik yang berprestasi, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian sosial. (Adv)



