eksposisiborneo.com, Kubar – Pemerintah Kampung Linggang Bangun Sari, Kecamatan Linggang Bigung, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), terus memperkuat pembangunan sektor pendidikan.
Setelah membangun taman kanak-kanak, pemerintah kampung kini menyiapkan rencana pembangunan Madrasah Ibtidaiyah (MI) guna memperluas akses pendidikan agama bagi anak-anak di kampung tersebut.
Keberadaan Madrasah Ibtidaiyah dinilai menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi seiring meningkatnya perhatian masyarakat terhadap pendidikan berbasis keagamaan.
“Kami harap, anak-anak dapat memperoleh pendidikan umum dan agama secara seimbang sejak usia dini tanpa harus bergantung pada fasilitas di luar kampung,” kata Kepala Kampung Linggang Bangun Sari, H. Sulaiman, Senin (6/7/2026).
Lanjut Sulaiman, pembangunan lembaga pendidikan merupakan bagian dari investasi jangka panjang untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Menurutnya, pembangunan fisik harus diimbangi dengan pembangunan karakter melalui pendidikan agama.
“Kami ke depan berencana mendirikan Madrasah Ibtidaiyah. Kami ingin anak-anak di Kampung Linggang Bangun Sari memperoleh pendidikan agama yang baik sehingga tumbuh menjadi generasi yang beriman dan berakhlak,” ujarnya.
Menjawab Kebutuhan Masyarakat terhadap Pendidikan Islam
Kehadiran Madrasah Ibtidaiyah diharapkan menjadi salah satu jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan Islam yang lebih mudah dijangkau.
Selain memperkuat pemahaman keagamaan, keberadaan madrasah juga diharapkan mampu membentuk generasi yang memiliki akhlak baik, disiplin, serta mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan tanpa meninggalkan nilai-nilai agama.
“Karena itu, sektor pendidikan akan tetap menjadi salah satu prioritas pemerintah kampung,” ucap Sulaiman.
Rencana pembangunan Madrasah Ibtidaiyah tersebut diharapkan mendapat dukungan dari masyarakat sehingga dapat direalisasikan secara bertahap dan memberikan manfaat bagi anak-anak Kampung Linggang Bangun Sari dalam jangka panjang. (Adv/Diskominfo Kubar)


