eksposisiborneo.com, Kubar – Pesan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, tentang pentingnya negara hadir di tengah masyarakat menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar), setelah mengikuti Pidato Kenegaraan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, Jumat (14/8/2026), Presiden Prabowo menegaskan, keberadaan negara tidak cukup hanya ditandai dengan berdirinya pemerintahan.
Menurutnya, kemerdekaan harus diwujudkan dengan memastikan masyarakat merasakan kehadiran pemerintah dalam kehidupan sehari-hari.
“Republik ini tidak didirikan agar negara sekedar ada. Republik ini didirikan agar rakyat tidak akan pernah merasa sendiri, agar rakyat merasa pemerintah ada di sampingnya,” kata Presiden Prabowo.
Pesan tersebut menjadi relevan bagi pemerintah daerah, termasuk Pemkab Kubar, karena sebagian besar pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik yang langsung bersentuhan dengan masyarakat berada di tingkat daerah.
Presiden juga menegaskan, tugas pemerintah bukan sekadar menjaga republik tetap berdiri, tetapi memastikan negara mampu hadir dan menghadirkan kemakmuran bagi seluruh rakyat.
“Tugas kita adalah memastikan republik ini berhasil sebagai bangsa, republik ini berhasil punya kemampuan untuk hadir di tengah-tengah rakyat dan menghadirkan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Prabowo.
Pemkab Kutai Barat mengikuti agenda mendengarkan pidato tersebut secara virtual melalui siaran langsung di Ruang Sidang Paripurna DPRD. Kegiatan dihadiri Bupati Frederick Edwin, Wakil Bupati H. Nanang Adriani, Ketua DPRD Ridwai, Sekretaris Daerah Erik Victory, anggota DPRD Kubar, unsur Forkopimda, para Asisten, serta kepala perangkat daerah di lingkungan pemerintah.
Jadi Semangat Untuk Meningkatkan Kinerja
Bupati Frederick Edwin menyatakan, arahan Presiden menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat kinerja pemerintahan, terutama dalam memberikan pelayanan dan mempercepat pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
“Arahan yang disampaikan Bapak Presiden menjadi pedoman dan pemicu semangat bagi kami di daerah untuk terus meningkatkan kinerja pelayanan publik, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta menjaga stabilitas perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Kubar,” ujarnya.
Menurut Edwin, semangat kehadiran negara tersebut perlu diterjemahkan sesuai kebutuhan dan kondisi daerah. Pemerintah daerah tidak hanya dituntut menjalankan program, tetapi memastikan kebijakan dan pembangunan benar-benar menjawab persoalan masyarakat serta memberikan manfaat yang nyata.
Lanjut Edwin, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, sekaligus menjadi pengingat bahwa makna kemerdekaan harus diwujudkan melalui pemerintahan yang bekerja dan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat.
Pesan Presiden mengenai rakyat yang tidak boleh merasa sendiri menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke wilayah pelosok Kubar. (Adv/DPRD Kubar)


