Sebanyak 25 Pelajar Mahulu Ditempa Jadi Paskibraka 2026

By eksposisi borneo Jul 29, 2026
243
Paskibra Mahulu
Sebanyak 25 pelajar tingkat SMA dan SMK di Mahulu, mulai menjalani pendidikan dan pelatihan sebagai Paskibra Tahun 2026. (eb)

eksposisiborneo.com, Mahulu – Sebanyak 25 pelajar tingkat SMA dan SMK dari lima kecamatan di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), mulai menjalani pendidikan dan pelatihan sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Tahun 2026.

Para peserta merupakan pelajar terbaik yang lolos melalui rangkaian seleksi dengan mempertimbangkan kemampuan fisik, mental, kedisiplinan, serta wawasan kebangsaan.

Mereka dipersiapkan untuk menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.

Bagi para peserta, pelatihan tersebut tidak hanya menjadi persiapan menjalankan tugas pada upacara kenegaraan. Lebih dari itu, proses pembinaan diarahkan untuk membentuk karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, bertanggung jawab, serta memiliki jiwa kepemimpinan.

Wakil Bupati Mahulu, Suhuk, mengatakan para peserta yang mengikuti pendidikan dan pelatihan merupakan pelajar terpilih yang telah melewati proses seleksi secara objektif. Karena itu, kesempatan tersebut harus dijalankan dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab.

“Adik-adik yang mengikuti Pusdiklat ini merupakan pelajar terpilih yang telah melalui proses seleksi. Amanah sebagai calon Paskibra bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga tanggung jawab untuk memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Mahakam Ulu,” kata Suhuk, Rabu (29/7/2026).

Menurut Suhuk, selama mengikuti pelatihan para peserta akan menerima berbagai materi yang menuntut kesiapan fisik, ketahanan mental, kedisiplinan, serta kemampuan bekerja sama. Seluruh tahapan tersebut diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi peserta dalam membangun karakter.

Ia juga meminta para calon Paskibra tidak sekadar mengejar kemampuan untuk menjalankan tugas pada 17 Agustus. Nilai kedisiplinan, ketekunan, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Manfaatkan setiap proses pelatihan dengan sungguh-sungguh. Disiplin, ketekunan, kesiapan fisik, dan kemauan untuk terus belajar akan menjadi bekal penting, tidak hanya saat bertugas sebagai Paskibraka, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia berharap agar seluruh peserta mampu mengikuti setiap tahapan pendidikan dan pelatihan dengan baik hingga pelaksanaan upacara. Selain itu, mereka juga diharapkan mampu menjadi teladan bagi pelajar lainnya melalui sikap disiplin, cinta tanah air, kerja sama, dan semangat kebangsaan. (Adv)

BERITA TERKAIT