Toleransi Dinilai Menjadi Kunci Menjaga Kehidupan Sosial Tetap Harmonis

By eksposisi borneo Jul 2, 2026
192
Toleransi
Wakil Bupati Kubar, Nanang Adriani. (eb)

eksposisiborneo.com, Kubar – Keberagaman suku, budaya, adat istiadat, dan agama di Kabupaten Kutai Barat (Kubar), menjadi kekayaan yang harus dijaga bersama.

Di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk, sikap saling menghormati dan memperkuat toleransi dinilai menjadi kunci untuk mempertahankan persatuan dan menciptakan kehidupan yang damai.

“Kerukunan umat beragama tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam membangun komunikasi dan memperkuat rasa saling menghargai,” Wakil Bupati Kubar, Nanang Adriani, Kamis (2/7/2026).

Nanang menilai kehidupan masyarakat yang harmonis menjadi modal penting dalam menjaga kondusivitas daerah. Karena itu, seluruh pihak, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat hingga pemerintah, perlu terus memperkuat kolaborasi agar nilai-nilai toleransi tetap tumbuh di tengah masyarakat.

Ia mengatakan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam membangun komunikasi lintas agama serta memperkuat moderasi beragama.

“Peran tersebut penting untuk menjaga hubungan baik antarkelompok Masyarakat, sekaligus menciptakan suasana yang kondusif,” ujarnya.

Menurut Nanang, upaya menjaga kerukunan harus dilakukan secara berkelanjutan melalui komunikasi, dialog, dan kerja sama seluruh komponen masyarakat. Dengan demikian, setiap perbedaan dapat menjadi kekuatan untuk membangun daerah, bukan menjadi sumber perpecahan.

Ia berharap, semangat toleransi dan persaudaraan terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga kehidupan yang aman, damai, dan harmonis tetap terpelihara sebagai fondasi pembangunan daerah. (Adv/Diskominfo Kubar)

BERITA TERKAIT