eksposisiborneo.com, Kutim: Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) memastikan bahwa bantuan untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam Program 50 Unggulan Bupati tetap berlanjut meskipun sejumlah sektor mengalami penyesuaian anggaran.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menyatakan bahwa UMKM merupakan sektor yang tidak boleh terdampak pemangkasan anggaran karena memiliki kontribusi besar terhadap ekonomi daerah.
“Walaupun anggaran disesuaikan, bantuan UMKM tetap kami berikan dan kami upayakan agar setiap UMKM merasakan bantuan tersebut,” ujarnya, beberapa waktu lalu.
Ardiansyah menegaskan bahwa program pembinaan dan pelatihan akan terus dilakukan agar pelaku UMKM mampu meningkatkan kualitas produk dan daya saing.
Pemerintah juga menegaskan bahwa pendampingan terhadap UMKM akan ditingkatkan.
Di sisi lain, pemerintah memperkuat kerja sama dengan lembaga pembiayaan untuk membuka lebih banyak akses modal bagi UMKM.
Pelatihan digital marketing juga menjadi bagian penting dari program tahun ini agar UMKM dapat mengikuti perkembangan pasar modern.
Pemkab Kutim optimistis bahwa dengan mempertahankan program unggulan UMKM, perekonomian masyarakat dapat tetap bergerak positif.
“Program 50 unggulan tetap berjalan sebagaimana yang direncanakan,” tutupnya.(ADV)


