BUMK dan Ketahanan Pangan Solusi Ekonomi Kecamatan Damai

By eksposisi borneo Okt 10, 2025
3
Dana Kampung
Camat Damai, Iman Setiadi. (dok.eb)

eksposisiborneo.com, Kubar : Setiap kampung di Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat (Kubar) diwajibkan mengalokasikan 15 persen Dana Desa untuk program ketahanan pangan.

Karena itu Camat Damai, Iman Setiadi, menekankan agar penggunaan dana tidak bersifat konsumtif, melainkan dikelola secara produktif agar memberi manfaat jangka panjang.

“Kalau kita kasih terus bibit atau ternak tanpa ada pengelolaan yang baik, itu tidak akan berlanjut. Tahun depan minta lagi, begitu terus. Harapan kita, sesuai dengan peraturan menteri desa, kegiatan ketahanan pangan ini bisa dikelola oleh BUMK atau oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Ketahanan Pangan,” kata Jumat (10/10/2025).

Program ketahanan pangan selama ini disesuaikan dengan kebutuhan tiap kampung, mulai dari bantuan bibit sapi, babi, ikan, hingga tanaman pangan seperti padi dan jagung. Bantuan tambahan berupa terpal dan pakan ikan juga diberikan sesuai kebutuhan.

Iman menekankan pentingnya kerja sama dengan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) agar kegiatan lebih terarah dan berkelanjutan.

“Kami selalu tekankan kepada para petinggi kampung agar berkoordinasi dengan teman-teman penyuluh di lapangan. BPP ini punya tenaga ahli dan wilayah kerja yang bisa membantu. Jadi kalau ada masalah dalam pelaksanaan program ketahanan pangan, mereka bisa memberikan pendampingan,” katanya.

Monitoring rutin juga menjadi fokus pemerintah kecamatan untuk memastikan dana dan kegiatan sesuai peruntukan, serta hasilnya bisa dirasakan masyarakat.

“Kita selalu lakukan monitoring setiap tahun, supaya kegiatan itu betul-betul berjalan. Karena ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, jangan sampai ada yang fiktif atau tidak dilaksanakan,” tegasnya.

Camat Damai menekankan pentingnya sinergi antara BUMK, pemerintah kampung, dan lembaga pertanian. Jika pengelolaan berjalan baik, kemandirian ekonomi kampung bukan hal yang mustahil.

“Kuncinya di pengelolaan dan komitmen. Kalau BUMK kuat dan ketahanan pangan berjalan, kampung-kampung kita akan lebih mandiri. Itu arah pembangunan yang ingin kita capai,” pungkas Iman Setiadi. (eb/Adv/Diskominfo Kubar)

BERITA TERKAIT