Warga Tanjung Jone Minta Pengawasan Ketat untuk Nelayan Luar

By eksposisi borneo Okt 29, 2025
2
Tanjung Jone
foto ilustrasi nelayan. (dok.ist)

eksposisiborneo.com, Kubar : Warga Kampung Tanjung Jone, Kecamatan Jempang, Kabupaten Kutai Barat (Kubar) mengeluhkan kehadiran nelayan dari luar daerah yang menangkap ikan di perairan kampung mereka. Aktivitas ini dianggap mengganggu mata pencaharian masyarakat lokal.

Anggota DPRD Kubar, Henrik, menerima aspirasi tersebut saat menggelar reses di wilayah itu. Ia menegaskan pemerintah daerah perlu memperhatikan kelestarian sumber daya perairan lokal.

“Kalau bahasa mereka, ini sudah mengarah ke ilegal fishing, karena para nelayan itu bukan warga setempat tetapi mengambil hasil ikan di wilayah mereka,” ujar Henrik, Rabu (29/10/2025).

Masyarakat berharap adanya penertiban bagi nelayan luar yang beroperasi tanpa izin resmi, agar hak nelayan lokal tetap terlindungi. Henrik menilai aspirasi ini masuk akal dan sejalan dengan upaya menjaga kesejahteraan warga.

Selain itu, warga meminta bantuan sarana perahu dan mesin ketinting agar bisa melakukan patroli mandiri di perairan kampung. Alat ini dianggap penting untuk mencegah praktik penangkapan ikan ilegal.

“Permintaan masyarakat cukup jelas, mereka ingin ada sarana yang bisa digunakan untuk memantau aktivitas di sungai dan mencegah praktik ilegal fishing,” kata Henrik.

Henrik memastikan aspirasi tersebut akan diteruskan kepada instansi terkait, sehingga langkah pengawasan bisa segera diterapkan dan nelayan lokal merasa aman dalam menjalankan mata pencaharian.

“Harapannya, keamanan wilayah perairan dan kesejahteraan nelayan lokal tetap terjaga di masa mendatang,” ujarnya menutup pertemuan. (eb/Adv/Diskominfo Kubar)

BERITA TERKAIT