eksposisiborneo.com, Kubar : Anggota DPRD Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Sadli, menyoroti pentingnya peningkatan pelayanan kesehatan di seluruh tingkatan fasilitas kesehatan, mulai dari rumah sakit hingga puskesmas pembantu (Pustu). Ia berharap sektor kesehatan menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah di usia Kubar yang ke-26 tahun.
Menurutnya, meskipun infrastruktur kesehatan di Kubar sudah tergolong lengkap, namun kualitas pelayanan masih perlu terus dibenahi agar masyarakat dapat merasakan pelayanan yang cepat dan merata di seluruh wilayah.
“Kita berharap pemerintah kita yang sekarang terus berbenah di bidang kesehatan, terutama masalah pelayanan. Baik itu di rumah sakit maupun sampai ke yang kecil-kecil seperti di Puskesmas Pembantu (Pustu),” kata Sadli kepada eksposisiborneo, Rabu (12/11/2025).
Ia menegaskan, perbaikan sektor kesehatan tidak hanya menyangkut pembangunan gedung atau pengadaan alat medis, tetapi juga peningkatan kualitas pelayanan, ketersediaan tenaga medis, serta kelengkapan obat-obatan di setiap fasilitas.
“Kita berharap selalu ada perbaikan dan ini menjadi perhatian khusus dari pemerintah. Terutama berkaitan dengan pelayanan dan ketersediaan sarana prasarana hinga obat-obatan,” katanya.
Sadli mengakui, kondisi pelayanan kesehatan di Kutai Barat saat ini sudah menunjukkan perkembangan yang baik. Namun, ia menilai peningkatan secara berkelanjutan tetap diperlukan agar kualitas layanan publik di bidang kesehatan terus membaik dari waktu ke waktu.
“Saya pikir untuk jumlah rumah sakit dan puskesmas kita sudah cukup, yang terkendala sekarangkan lebih ke pelayanan. Bukan kekurangan fasilitas kesehatannya. Kita sampai saat ini tidak banyak menerima keluhan terkait faskes, peralatan dan lain-lain. Lebih banyak itu soal pelayanan,” ucapnya.
Berdasarkan data pemerintah, saat ini Kabupaten Kubar memiliki dua rumah sakit umum pemerintah daerah, satu rumah sakit swasta, 19 puskesmas, 89 pustu, 51 Pos Kesehatan Masyarakat Kampung (PKMK), empat polindes, dan lima unit poskesdes. Jumlah tersebut dinilai sudah memadai untuk melayani masyarakat di seluruh wilayah kabupaten.
Dengan kondisi tersebut, Sadli berharap Pemkab Kutai Barat terus memperhatikan peningkatan mutu pelayanan agar keberadaan fasilitas kesehatan benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat. (eb/Adv/DPRD Kubar)


