eksposisiborneo.com, Kubar: Anggota DPRD Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Sadli, menyoroti kondisi layanan kesehatan yang menurutnya masih menjadi keluhan masyarakat. Ia menegaskan bahwa pemerintah perlu melakukan pembenahan menyeluruh agar pelayanan publik, khususnya kesehatan, dapat dirasakan lebih baik oleh seluruh warga.
Menurut Sadli, berbagai aduan masyarakat menunjukkan bahwa kualitas layanan belum merata di seluruh fasilitas kesehatan. Keluhan terkait antrean panjang, pelayanan lambat, hingga keterbatasan tenaga medis, masih sering ditemui baik di pusat maupun di pelosok daerah.
“Baik itu di rumah sakit, puskesmas maupun sampai ke pustu. Artinya kita berharap selalu ada perhatian dan ini bisa menjadi perhatian khusus dari pemerintah kita,” kata Sadli, kepada eksposisiborneo, Rabu (26/11/2025).
Ia menilai bahwa pemerintah harus melakukan evaluasi rutin terhadap sistem layanan yang berjalan saat ini. Pembenahan tidak cukup dilakukan secara administratif, tetapi harus menyentuh aspek teknis dan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Ketersediaan tenaga kesehatan juga menjadi perhatian khusus Sadli. Ia menyebut masih banyak kampung yang mengeluhkan minimnya tenaga medis, fasilitas dasar yang belum memadai, serta keterlambatan suplai obat-obatan yang seharusnya tidak terjadi lagi.
Sadli menekankan bahwa anggaran kesehatan yang cukup besar harus dikelola dengan efektif dan tepat sasaran. Menurutnya, jika pengawasan diperkuat, berbagai persoalan mendasar dapat teratasi dan masyarakat lebih cepat mendapatkan layanan yang layak. (eb/Adv/DPRD Kubar)


