eksposisiborneo.com, Kubar: Anggota DPRD Kutai Barat (Kubar), Adrianus, mengapresiasi langkah Plt. Kepala Dinas Pariwisata yang telah menyusun Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar pengembangan destinasi wisata daerah.
Dokumen tersebut lanjutnya, memberikan peta kegiatan yang jelas, sehingga arah pembangunan setiap objek wisata di Kubar menjadi lebih terukur, termasuk kebutuhan anggarannya.
Menurut Adrianus, keberadaan DED menjadi fondasi penting bagi pengembangan pariwisata yang sistematis, karena memberikan panduan teknis lengkap mulai dari perencanaan, desain, hingga kebutuhan anggaran, sehingga setiap pembangunan destinasi tepat sasaran.
“Kita mendorong Dinas Pariwisata Kubar memiliki konsep yang jelas dalam pengembangan objek wisata. Beberapa destinasi sekarang sudah memiliki DED, artinya sudah ada peta kegiatan, termasuk apa yang akan dikembangkan atau dibangun, serta kebutuhan anggarannya,” kata Adrianus, kepada eksposisiborneo, Kamis (27/11/2025).
Politisi Demokrat ini menilai, sistem perencanaan yang terstruktur akan memberikan dampak positif yang lebih nyata. Dengan peta kegiatan dan anggaran yang jelas, pembangunan bisa berjalan lebih efektif dan target-target pengembangan destinasi wisata dapat tercapai secara bertahap.
“Tinggal menunggu anggarannya saja. Makanya kita berharap, seiring pembangunan infrastruktur jalan, pemerintah juga mendukung pengembangan sektor pariwisata. Sektor ini memiliki potensi besar meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Adrianus.
Ia menekankan, sektor pariwisata bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga investasi jangka panjang bagi daerah. Dengan pengelolaan yang tepat, setiap objek wisata akan memberikan pengembalian ekonomi melalui PAD, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Selain itu, Adrianus mendorong Dinas Pariwisata Kubar untuk proaktif berkomunikasi dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat dan pemerintah kampung. Keterlibatan ini penting agar pembangunan wisata memberikan manfaat langsung bagi masyarakat lokal.
“Muara dari semua pembangunan ini tetap masyarakat kampung. Mereka yang akan menikmati dampak ekonomi, pendapatan kampung, dan kontribusi terhadap PAD. Dengan DED sebagai panduan, kita yakin pengembangan wisata Kubar akan lebih terarah dan bermanfaat luas,” tutup Adrianus. (eb/Adv/DPRD Kubar)


