Fraksi Golkar DPRD Kubar Soroti Peran Guru di Sidang Paripurna

By eksposisi borneo Nov 26, 2025
2
Raperda DPRD
Fraksi Golkar Sampaikan Pendapat Akhir pada Paripurna ke-XVIII Masa Sidang ke-III DPRD Kutai Barat. (dok.eb)

eksposisiborneo.com, Kubar: Fraksi Golongan Karya (Golkar) DPRD Kutai Barat (Kubar) menyampaikan ucapan Selamat Hari Guru Nasional dalam Sidang Paripurna XVIII Masa Sidang II Tahun 2025, Selasa (25/11/2025).

Ucapan itu disampaikan langsung oleh juru bicara Fraksi Golkar, Rull Riskha Risandhie, saat membacakan pandangan akhir terhadap Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Kutai Barat.

Dalam pidatonya, Rull Riskha mengawali penyampaian dengan mengajak seluruh peserta sidang untuk memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Menurutnya, berkat limpahan rahmat dan kesehatan yang diberikan, seluruh anggota dewan dapat hadir dalam sidang paripurna yang penting tersebut.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pimpinan sidang yang telah memberikan kesempatan kepada Fraksi Golkar untuk menyampaikan pendapat akhir. Bagi Fraksi Golkar, ruang untuk memberikan pandangan terhadap Raperda merupakan bagian penting dari proses demokrasi dan tanggung jawab legislasi.

Selain itu, Fraksi Golkar turut mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-26 Kabupaten Kutai Barat. Tema peringatan tahun ini, “Harmoni Kebersamaan Dalam Budaya”, dinilai sebagai pengingat kuat bahwa kekuatan daerah bukan hanya bertumpu pada sumber daya alam, tetapi juga pada nilai gotong royong, semangat sempekat, dan harmoni budaya yang telah menjadi jati diri masyarakat.

Rull Riskha menegaskan bahwa kebersamaan dan kekuatan sosial inilah yang menjadi modal utama bagi Kutai Barat untuk terus melangkah menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera. Ia menilai bahwa momentum hari jadi daerah harus memperkuat komitmen bersama dalam membangun peradaban lokal yang berdaya saing.

Dalam kesempatan itu pula, Fraksi Golkar secara khusus menyampaikan ucapan Selamat Hari Guru Nasional yang diperingati setiap 25 November. Menurut Rull, Hari Guru merupakan waktu yang sangat penting untuk menghormati perjuangan para pendidik yang tanpa henti bekerja mencerdaskan kehidupan bangsa.

Ia mengatakan bahwa kualitas pendidikan Indonesia sangat bergantung pada kesejahteraan dan profesionalisme guru. Oleh sebab itu, penghargaan terhadap para guru tidak boleh berhenti pada seremoni peringatan, tetapi harus diwujudkan dalam kebijakan yang menjamin hak, peningkatan kapasitas, dan penguatan peran pendidik dalam sistem pendidikan.

Fraksi Golkar juga menegaskan bahwa guru adalah fondasi utama dalam pembentukan karakter generasi muda. Dedikasi mereka, lanjut Rull, patut mendapatkan perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, agar pendidikan di Kubar terus mengalami kemajuan yang signifikan.

Sidang paripurna tersebut kemudian berlanjut dengan agenda pembahasan pandangan akhir fraksi lainnya. Namun penyampaian Fraksi Golkar tentang Hari Guru dan apresiasi terhadap peran pendidik menjadi salah satu poin yang paling menonjol dalam jalannya sidang. (eb/ADV/DPRD Kubar)

BERITA TERKAIT