eksposisiborneo.com, Kutim: SD Negeri 4 Sangatta Utara terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang unggul, ramah, dan berdaya saing di era digital. Melalui berbagai program inovatif, sekolah ini berupaya menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya aman dan menyenangkan, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Kepala SDN 4 Sangatta Utara, Heri Junaidi, menuturkan bahwa pihaknya konsisten melaksanakan berbagai program nasional dan daerah yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan. Walaupun tidak memiliki program mandiri di luar kebijakan dinas, sekolah ini tetap berusaha menonjol lewat pelaksanaan yang kreatif dan relevan.
“Kami mengikuti arah kebijakan Dinas Pendidikan dan Kemendikbud, tetapi selalu berupaya agar setiap program berjalan efektif dan memberi dampak nyata bagi siswa, baik dalam karakter maupun prestasi,” ujar Heri Junaidi, ditemui di ruang kerjanya.
Salah satu fokus utama sekolah adalah penerapan Kurikulum Merdeka, yang menekankan pembelajaran aktif dan bermakna. Melalui kurikulum ini, para guru didorong untuk lebih inovatif dalam mengajar, sementara siswa diberikan ruang lebih luas untuk berekspresi, berpikir kritis, dan mengasah kreativitas.
Tak hanya dari sisi kurikulum, SDN 4 Sangatta Utara juga menjadi pelopor dalam penerapan Program Sekolah Ramah Anak di wilayahnya sejak 2019. Program ini membentuk budaya sekolah yang menghargai hak anak, menolak segala bentuk kekerasan, dan menumbuhkan empati antarsiswa. Anak-anak dibiasakan untuk saling menghormati, menjaga lingkungan, dan aktif dalam kegiatan sosial.
SDN 4 Sengatta Terima Dana BOS Rp80jt
Di era digital, sekolah ini juga mengambil langkah maju dengan memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran. Pada tahun 2023, SDN 4 Sangatta Utara menerima BOS Kinerja senilai Rp80 juta, yang digunakan untuk pengadaan TV Android di setiap kelas dan perangkat digital pendukung pembelajaran.
“Bantuan BOS Kinerja kami manfaatkan sepenuhnya untuk memperkuat digitalisasi sekolah. Kini seluruh kelas sudah dilengkapi TV Android agar kegiatan belajar lebih interaktif dan menarik,” jelas Heri.
Inovasi tersebut sejalan dengan semangat transformasi pendidikan yang digaungkan pemerintah, di mana sekolah diharapkan mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter dan budaya.
Selain program nasional, SDN 4 Sangatta Utara juga aktif menjalankan berbagai kegiatan lokal seperti Gerakan Literasi Sekolah, Program UMI (Baca Tulis Al-Qur’an), serta ekstrakurikuler rebana, kaligrafi, dan menggambar. Melalui kegiatan ini, sekolah ingin menumbuhkan keseimbangan antara kecerdasan intelektual, spiritual, dan emosional siswa.
Dengan dukungan guru dan orang tua, SDN 4 Sangatta Utara kini kian mantap menjadi contoh sekolah yang adaptif, ramah, dan inspiratif di Kutim.
“Kami ingin anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman modern,” pungkasnya.(ADV)


