Kutim Fokus Rehabilitasi Lima Destinasi Unggulan, Fasilitas Ditingkatkan Demi Kepuasan Wisatawan

By eksposisi borneo Nov 20, 2025
1
Dispar Kutim fokus rehabilitasi lima destinasi unggulan dengan peningkatan fasilitas demi kenyamanan dan kepuasan wisatawan.
Dispar Kutim fokus rehabilitasi lima destinasi unggulan dengan peningkatan fasilitas demi kenyamanan dan kepuasan wisatawan. (dok.eb)

eksposisiborneo.com, Kutim: Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menetapkan lima destinasi unggulan sebagai prioritas rehabilitasi untuk meningkatkan kepuasan wisatawan untuk pusat perhatian diarahkan pada perbaikan fasilitas layanan wisata agar pengunjung mendapatkan pengalaman berkualitas saat berwisata.

Destinasi yang menjadi fokus rehabilitasi yaitu Pulau Miang, Sukamaju, Pantai Marang, Teluk Lombok, dan Teluk Perancis, penataan berlangsung bertahap dengan mengutamakan fasilitas dasar seperti toilet, gazebo, jalur pedestrian, ruang santai, dan pusat kuliner.

Kepala Dinas Pariwisata Kutim, Nurullah, menjelaskan bahwa keberhasilan sektor pariwisata sangat dipengaruhi kualitas pengalaman wisatawan.

“Kepuasan pengunjung adalah indikator utama destinasi yang berhasil. Karena itu fasilitas wisata harus dirancang benar-benar berorientasi pada kebutuhan pengunjung,” ungkapnya.

Rehabilitasi dilakukan tidak hanya secara fisik, tetapi juga melalui peningkatan sistem pelayanan wisata, kebersihan kawasan, serta kolaborasi dengan pelaku usaha lokal untuk menyediakan layanan penunjang.

Pemerintah ingin memastikan wisatawan merasa nyaman, aman, dan bebas melakukan aktivitas rekreasi.

Pulau Miang menjadi prioritas pertama mengingat lonjakan pengunjung yang signifikan, serta Pantai Marang dan Teluk Perancis ditata untuk menciptakan suasana rekreasi keluarga yang ramah.

Sementara Wisata Sukamaju difokuskan pada penguatan wisata komunitas berbasis budaya lokal.

Untuk Teluk Lombok, strategi penataan lebih difokuskan pada penguatan keamanan destinasi sebelum upaya promosi diperluas.

Nurullah menegaskan bahwa peningkatan fasilitas wisata akan berdampak langsung pada peningkatan lama tinggal wisatawan dan aktivitas ekonomi lokal.

“Ketika wisatawan puas, mereka datang kembali dan merekomendasikan destinasi ini ke orang lain. Itu efek promosi yang paling efektif,” tegasnya.

Dengan arah penataan yang berfokus pada kepuasan wisatawan, pemerintah berharap Kutim dapat memperkuat reputasi sebagai daerah dengan destinasi wisata nyaman dan berkualitas.(ADV)

BERITA TERKAIT