Ratusan Rumah masih Terendam Banjir di Muara Beloan

By eksposisi borneo Mei 31, 2026
212
Banjir
Sebanyak 114 Rumah di Kampung Muara Beloan, Kutai Barat masih Teremdam Banjir. (foto.eb)

eksposisiborneo.com, Kubar – Banjir yang melanda Kampung Muara Beloan, Kecamatan Muara Pahu, Kabupaten Kutai Barat (Kubar) masih menyisakan dampak serius bagi masyarakat.

Hingga Sabtu 30 Mei 2026, sedikitnya 114 rumah warga masih terendam genangan air meski tinggi muka air mulai menunjukkan penurunan.

Kondisi tersebut memaksa sebagian warga bertahan di rumah masing-masing dengan berbagai keterbatasan. Sejumlah keluarga bahkan membangun lantai panggung sementara di dalam rumah agar aktivitas sehari-hari tetap dapat dilakukan.

Data lapangan menunjukkan terdapat 22 rumah yang dihuni 31 kepala keluarga atau sekitar 75 jiwa yang masih terdampak langsung akibat genangan yang menutupi lantai dasar rumah mereka.

Selain mengganggu aktivitas rumah tangga, banjir juga menyebabkan akses transportasi warga lumpuh total. Jalan utama menuju kampung hingga kini masih terendam air dengan kedalaman berkisar dua hingga tiga meter.

Camat Muara Pahu, Maulidin Said, menjelaskan bahwa banjir sempat mencapai kondisi terparah dengan ketinggian sekitar satu meter di atas jalan semenisasi yang ada di kampung tersebut.

“Ketinggian banjir saat puncaknya sekitar satu meter dari jalan semenisasi, sedangkan dari permukaan sungai mencapai tiga sampai empat meter,” ujar Maulidin Said.

Meski demikian, perkembangan terbaru menunjukkan tinggi muka air mulai turun sekitar 45 sentimeter dibandingkan saat puncak banjir terjadi beberapa hari lalu.

Namun ancaman belum sepenuhnya berakhir. Curah hujan yang masih terjadi di wilayah hulu sungai berpotensi meningkatkan kembali volume air dan memperlambat proses surutnya banjir.

Di sisi lain, kondisi dua danau besar dan lima danau kecil di kawasan tersebut yang telah penuh air membuat genangan diperkirakan masih akan bertahan dalam beberapa waktu ke depan. (Adv/eb/002)

BERITA TERKAIT