Festival Sempekat Harmoni Budaya Kubar Pererat Persaudaraan di Tengah Keberagaman

By eksposisi borneo Jun 3, 2026
195
Festival Sempekat Harmoni Budaya
Wakil Bupati, Nanang Adriani, Buka Festival Sempekat Harmoni Budaya Kubar 2026. (foto.eb)

eksposisiborneo.com, Kubar – Festival Sempekat Harmoni Budaya Kabupaten Kutai Barat (Kubar) Tahun 2026 resmi dibuka di Taman Budaya Sendawar (TBS), Selasa 2 Juni 2026 malam.

Dibuka Wakil Bupati Kubar, Nanang Adriani, kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan perbankan, perusahaan swasta, tokoh adat, pelaku seni budaya, serta masyarakat Kubar.

Dalam sambutannya, Nanang Adriani mengatakan Festival Sempekat Harmoni Budaya bukan sekadar ajang hiburan, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat pelestarian budaya, pengembangan ekonomi kreatif, serta mempererat persatuan masyarakat di tengah keberagaman suku dan budaya yang ada di wilayah tersebut.

“Kata Sempekat bukan sekadar slogan, melainkan ruh dan identitas masyarakat Kutai Barat. Sempekat mencerminkan semangat persatuan, kebersamaan, musyawarah dan gotong royong,” kata Nanang.

Jadi Ruang Refleksi Untuk Menjaga Toleransi

Menurutnya, keberagaman masyarakat yang terdiri dari berbagai suku dan etnis merupakan kekuatan besar yang harus terus dijaga. Karena itu, festival budaya menjadi ruang bersama untuk memperkuat toleransi dan mempererat tali persaudaraan antarmasyarakat.

“Melalui festival ini, kita tidak hanya menampilkan keelokan tari-tarian, kemerduan musik tradisional, atau lagu khas daerah. Lebih dari itu, momentum ini harus menjadi ruang refleksi untuk menjaga toleransi dan mempererat tali persaudaraan agar Kutai Barat tetap menjadi daerah yang damai, adil dan beradab,” ujarnya.

Pemkab Kubar lanjut Nanang, terus menempatkan sektor pariwisata dan kebudayaan sebagai salah satu pilar strategis pembangunan daerah. Kekayaan budaya dan kearifan lokal dinilai memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Festival Sempekat Harmoni Budaya

Ia berharap rangkaian kegiatan festival yang diisi pameran produk lokal, festival kuliner, dan berbagai pertunjukan seni mampu menarik minat wisatawan serta menggerakkan perekonomian pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Diharap Jadi Kalender Tetap

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kubar, FX Sumardi, menjelaskan Festival Sempekat Harmoni Budaya sengaja digelar pada bulan Juni yang dikenal sebagai Bulan Bung Karno.

Menurutnya, semangat Trisakti Bung Karno yang menekankan kedaulatan politik, kemandirian ekonomi, dan kepribadian budaya menjadi inspirasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kita harapkan festival Sempekat Harmoni Budaya ini dapat menjadi kalender tetap yang terus didukung keberadaannya dan penyelenggaraannya setiap tahun,” ujar Sumardi.

Ia menjelaskan festival berlangsung selama lima hari, mulai 2 hingga 6 Juni 2026, dengan menghadirkan berbagai perlombaan seni budaya, pameran UMKM, festival kuliner, hingga atraksi edukatif berupa Festival Dinosaurus yang menjadi daya tarik baru bagi masyarakat.

Selain itu, terdapat sepuluh kategori perlombaan yang melibatkan sanggar seni, pelajar, komunitas budaya, organisasi kepemudaan, serta pelaku UMKM dari berbagai kecamatan di Kutai Barat. Kegiatan tersebut juga menjadi wadah bagi sanggar-sanggar seni lokal untuk menunjukkan kreativitas dan bakat mereka.

“Harapan kita ke depan bukan hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi mampu mendorong lahirnya wisata budaya di Kutai Barat sehingga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” ucap Sumardi. (Adv/eb/002)

BERITA TERKAIT