Bupati Kubar Dorong Aren Jadi Sumber Pendapatan Baru di Penyinggahan

By eksposisi borneo Jul 30, 2026
236
Kubar
Bupati Kutai Barat (Kubar), Frederick Edwin, mendorong pengembangan tanaman aren sebagai sumber pendapatan baru bagi masyarakat Kecamatan Penyinggahan. (eb)

eksposisiborneo.com, Kubar – Bupati Kutai Barat (Kubar), Frederick Edwin, mendorong pengembangan tanaman aren sebagai sumber pendapatan baru bagi masyarakat Kecamatan Penyinggahan.

Dalam kegiatan penanaman bibit aren bersama World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia di Kampung Minta dan Kampung Loa Deras, Kecamatan Penyinggahan, Kamis (30/7/2026), Edwin mengatakan, tanaman aren mampu memberikan manfaat ekonomi tanpa mengurangi upaya pelestarian lingkungan.

Menurutnya, sebagian besar masyarakat Penyinggahan berprofesi sebagai nelayan. Karena itu, diperlukan alternatif mata pencaharian yang tetap menjaga keseimbangan ekosistem sungai sekaligus mendukung upaya konservasi.

“Pengembangan tanaman aren merupakan salah satu solusi yang mampu menyeimbangkan kepentingan ekonomi dan kelestarian lingkungan. Selain menjaga kawasan konservasi, masyarakat juga memperoleh peluang usaha baru dari hasil tanaman tersebut,” kata Edwin.

Tanaman aren dikenal sebagai tanaman multifungsi. Niranya dapat diolah menjadi gula aren dan minuman, buahnya menjadi kolang-kaling, sedangkan ijuk dan lidinya dimanfaatkan sebagai bahan berbagai produk industri rumah tangga.

Selain memiliki nilai ekonomi, sistem perakaran pohon aren juga mampu menahan erosi, meningkatkan resapan air, menjaga kelembapan tanah, serta membantu pemulihan kawasan gambut dan daerah aliran sungai.

“Tanaman ini juga dapat tumbuh tanpa membuka lahan secara besar-besaran sehingga sesuai dikembangkan di kawasan konservasi,” ujar Edwin.

Sementara itu, Camat Penyinggahan Edy Murhamdi mengapresiasi kolaborasi Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dan WWF Indonesia yang telah memberikan manfaat bagi masyarakat Kampung Minta dan Kampung Loa Deras.

“Sprogram serupa dapat terus berlanjut dengan pengembangan berbagai tanaman produktif lainnya yang sesuai dengan karakteristik wilayah Penyinggahan,” ucap Edy Murhamdi. (Adv/Diskominfo Kubar)

BERITA TERKAIT