eksposisiborneo.com, Kubar – Musyawarah Besar (Mubes) Keluarga Tamen Asau Tahun 2026, diharapkan menjadi momentum memperkuat persatuan, solidaritas, dan semangat kebersamaan keluarga besar Tamen Asau.
Selain memilih kepengurusan baru, forum tersebut juga diharapkan mampu memperkokoh komitmen dalam melestarikan nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur.
Harapan tersebut disampaikan Bupati Kutai Barat (Kubar), Frederick Edwin, saat menghadiri Reuni Akbar, serta Mubes Keluarga Tamen Asau (Tiunk Tamen Osau) di Aula Kantor Dispora Kubar, Sabtu (1/8/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Erik Victory, Asisten I Nopandel, Kepala Disdagkop UKM Uji Rinjani, Kepala Diskominfo Yuli Permata Mora, Kepala Dispora Gamas Laden, Ketua TP PKK Kubar, Maria Christina Frederick Edwin, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Yosepa Yolanda.
Edwin mengajak seluruh peserta mengedepankan musyawarah mufakat dengan semangat kekeluargaan, keterbukaan, dan kebijaksanaan dalam menentukan arah organisasi maupun memilih kepengurusan baru.
“Jadikan Mubes ini sebagai momentum memperkuat akar sejarah keluarga. Perbedaan pendapat adalah kekuatan, satukan menjadi keputusan yang bijaksana,” ujarnya.
Ia juga mendorong kepengurusan yang terbentuk nantinya mampu menyusun program yang benar-benar menyentuh kebutuhan keluarga besar Tamen Asau, khususnya dalam memperkuat hubungan antargenerasi dan melestarikan nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur.
Menurut Frederick, keluarga besar Tamen Asau memiliki sejarah dan kontribusi yang tidak terpisahkan dari perjalanan sosial kemasyarakatan di Kutai Barat.
“Karena itu, kegiatan reuni dan silaturahmi ini harus menjadi ruang mempererat hubungan kekeluargaan sekaligus mengenalkan asal-usul, adat istiadat, dan nilai-nilai luhur kepada generasi muda,” (Adv/Diskominfo Kubar)


