Pawai Obor Mahulu Dibatasi Demi Cegah Kebakaran

By eksposisi borneo Agu 16, 2026
191
Pawai Obor
Pawai Obor dalam Rangka Menyambut HUT ke-81 RI di Mahulu Berlangsung Ditengah Siuasi Kekeringan. (eb)

eksposisiborneo.com, Mahulu – Kondisi cuaca yang kering membuat Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), harus lebih berhati-hati dalam menggelar pawai obor menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Api yang menjadi simbol semangat kemerdekaan tetap dinyalakan, namun jumlahnya dibatasi untuk mengantisipasi potensi kebakaran.

Pawai obor yang berlangsung Minggu (16/8/2026) malam, di Ujoh Bilang atau Kawasan ibu kota kabupaten, tidak digelar dengan jumlah obor yang banyak seperti pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya. Setiap kelompok peserta hanya diperbolehkan membawa empat obor selama mengikuti rute yang telah ditentukan.

Kebijakan tersebut menjadi bentuk penyesuaian terhadap kondisi lingkungan yang cenderung kering. Pemerintah daerah berupaya menjaga agar tradisi menyambut kemerdekaan tetap berjalan tanpa mengabaikan risiko keselamatan.

Kewaspadaan juga melibatkan seluruh peserta yang berasal dari berbagai unsur, mulai pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemuda hingga pelajar. Mereka mengikuti pawai dengan tetap menjaga ketertiban dan memperhatikan kondisi sekitar sepanjang rute.

Wakil Bupati Mahulu, Suhuk, mengatakan pawai obor tetap memiliki arti penting meskipun pelaksanaannya harus menyesuaikan situasi. Kegiatan tersebut dapat menjadi ruang untuk kembali mengingat perjuangan para pahlawan sekaligus menanamkan nilai kebangsaan kepada masyarakat.

“Momentum pawai obor tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana untuk menyalakan kembali semangat kepahlawanan dan nasionalisme,” ujar Suhuk.

Bagi pemerintah daerah, menjaga keselamatan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari semangat peringatan kemerdekaan. Pembatasan jumlah obor menunjukkan bahwa kemeriahan kegiatan harus tetap berjalan seiring dengan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan. (Adv)

BERITA TERKAIT