eksposisiborneo.com, Kubar: Kemenangan Kecamatan Linggang Bigung pada Turnamen Bupati Cup Kutai Barat (Kubar) 2025 bukan hanya buah kerja keras para pemain, tetapi juga hasil dari manajemen tim yang lebih terstruktur.
Di balik sukses tersebut, ada peran manajer tim, Abram Christ Ernez, yang juga merupakan Anggota DPRD Kubar.
Turnamen Bupati Cup yang berlangsung sejak 10 hingga 29 November 2025 itu, menjadi pengalaman baru bagi Abram dalam memimpin sebuah tim sepak bola di event besar.
Final dramatis yang berakhir dengan kemenangan 3-2 atas Siluq Ngurai menjadi puncak perjalanan panjang penuh dinamika selama hampir tiga pekan.
Abram mengungkapkan bahwa keterlibatannya sebagai manajer membuatnya belajar banyak hal terkait pengorganisasian tim. Ia menilai, mengatur kebutuhan pemain, official, hingga persiapan pertandingan merupakan tantangan tersendiri yang menuntut kedisiplinan tinggi.
“Banyak pengalaman yang membuat diri saya secara pribadi belajar untuk lebih bisa me-manage segala hal di dalam lapangan dan luar lapangan, entah untuk persiapan tim sampai untuk persiapan official,” kata Abram.
Komunikasi Jadi Kunci Utama Keberhasilan Tim
Meski bukan berasal dari latar belakang pelatih, Abram membangun pendekatan manajerial dengan lebih banyak berdiskusi dan menyerap pengalaman dari pemain maupun official. Menurutnya, komunikasi terbuka menjadi kunci agar semua keputusan teknis dan nonteknis dapat berjalan selaras.
“Bagi saya hal seperti itu seperti tantangan baru. Saya selalu bertanya atau diskusi dengan official sampai pemain, tidak peduli umurnya, karena lebih pengalaman mereka sebagai officialnya & pemain dari pada saya,” ujarnya.
Kekuatan Linggang Bigung, lanjut Abram, terletak pada disiplin dalam menerapkan strategi tim. Ia menegaskan bahwa para pemain sudah terbiasa bermain kolektif dan menjaga kondisi fisik, sehingga mampu menunjukkan performa stabil hingga akhir turnamen.
Selain soal strategi, Abram menilai kekompakan tim tumbuh dari kebersamaan yang terbentuk jauh sebelum Bupati Cup dimulai. Latihan rutin, nongkrong bersama, hingga aktivitas santai seperti berenang menjadi faktor yang semakin merekatkan hubungan antarpemain.
Pesan Abram Kepada Tim Linggang Bigung
Menutup perjalanannya di turnamen ini, Abram memberikan pesan kepada seluruh pemain agar tidak terlena dengan gelar juara yang baru saja diraih. Ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut seharusnya menjadi motivasi untuk tampil lebih baik lagi pada kompetisi-kompetisi berikutnya.
“Jaga konsistensi, jaga kepercayaan, jaga fisik dan buka ruang diskusi antara satu sama lain,” ujarnya.
Kesuksesan Linggang Bigung bukan hanya mengukuhkan kualitas tim pada turnamen tahun ini, tetapi juga menjadi dorongan nyata bagi peningkatan pembinaan olahraga di tingkat kecamatan. Kemenangan tersebut diharapkan mampu membuka ruang lebih luas bagi lahirnya talenta-talenta muda serta mempererat kebersamaan antarwilayah melalui kompetisi yang sehat. (eb/Adv/DPRD Kubar)




