Adrianus Dukung Usulan Warga Gemuah Asa Terkait Percetakan Sawah

By eksposisi borneo Okt 23, 2025
15
jalan
Anggota DPRD Kutai Barat, Adrianus. (dok.eb)

eksposisiborneo.com, Kubar : Anggota DPRD Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Adrianus, menyatakan dukungan terhadap aspirasi warga Kampung Gemuah Asa, Kecamatan Barong Tongkok, yang menginginkan adanya program percetakan sawah baru di wilayah mereka.

Lahan yang diusulkan warga diperkirakan memiliki potensi mencapai 100 hektar dan dinilai sangat layak untuk dijadikan areal persawahan produktif. Meski demikian, potensi besar itu hingga kini belum mampu dikelola secara optimal oleh masyarakat setempat.

“Warga Gemuah Asa mengusulkan percetakan sawah. Kita harap potensi ini dapat dimaksimalkan oleh pemerintah yang baru,” ujar Adrianus di Barong Tongkok, Kamis (23/10/2025).

Menurutnya, selama ini masyarakat Gemuah Asa masih mengelola lahan secara konvensional lantaran belum memperoleh dukungan program percetakan sawah yang memadai dari pemerintah. Hal itu menyebabkan hasil pertanian belum bisa berkembang sesuai potensi yang ada.

Adrianus menegaskan, pemerintah daerah perlu menaruh perhatian serius terhadap potensi tersebut. Melalui dukungan kebijakan dan program dari dinas teknis terkait, langkah ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian dan ketahanan pangan di tingkat lokal.

“Sekarang pemerintah pusat sedang gencar mendorong program ketahanan pangan. Bagaimana kita bisa mandiri secara pangan kalau potensi-potensi sawah baru tidak dimaksimalkan?” tegas politisi Partai Demokrat itu.

Ia menambahkan, aspirasi warga mengenai percetakan sawah baru akan segera dibahas bersama pihak pemerintah. Diharapkan, dinas terkait dapat menindaklanjuti dengan kebijakan dan program nyata di lapangan.

“Program percetakan sawah ini sejalan dengan visi pemerintah Kutai Barat menuju swasembada pangan. Selain di Barong Tongkok, potensi serupa juga ada di beberapa kecamatan lain,” jelasnya.

Lebih lanjut, Adrianus menilai bahwa aspirasi masyarakat tentang pengembangan sawah harus menjadi prioritas dalam kebijakan pembangunan daerah. Ia pun berkomitmen memperjuangkan agar program tersebut mendapat dukungan anggaran yang memadai dari pemerintah daerah.

“Kalau Pak Bupati benar-benar ingin mewujudkan swasembada pangan, maka potensi percetakan sawah harus dimaksimalkan. Bila pertanian menjadi fokus utama, anggarannya pasti ada. Ini yang terus kita dorong,” pungkasnya. (eb/Adv/DPRD Kubar)

BERITA TERKAIT