Belanja APBD Kutai Barat Semester I 2026 Baru Terealisasi 25 Persen

By eksposisi borneo Jul 29, 2026
356
APBD Kubar
Realisasi belanja APBD Kabupaten Kutai Barat, hingga Semester I Tahun Anggaran 2026 baru mencapai 25,51 persen.

eksposisiborneo.com, Kubar – Realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kutai Barat (Kubar), hingga Semester I Tahun Anggaran 2026 baru mencapai 25,51 persen.

Namun demikian,Pemerintah Kabupaten Kubar, optimis penyerapan anggaran akan meningkat pada semester kedua sehingga seluruh program pembangunan dapat terlaksana sesuai target.

Data tersebut disampaikan Bupati Kubar Frederick Edwin dalam Nota Pengantar Laporan Realisasi Semester I APBD dan Prognosis Enam Bulan Berikutnya, pada Sidang Paripurna DPRD Kutai Barat di Sendawar, Rabu (29/7/2026).

Dari total anggaran belanja daerah sebesar Rp3,585 triliun, realisasi hingga 30 Juni 2026 mencapai Rp914,863 miliar atau 25,51 persen.

Rinciannya, belanja operasi terealisasi Rp779,442 miliar atau 34,75 persen dari target Rp2,242 triliun. Belanja modal mencapai Rp21,103 miliar atau 2,10 persen dari target Rp1,002 triliun.

Sementara belanja transfer terealisasi Rp114,317 miliar atau 34,45 persen dari target Rp331,801 miliar, sedangkan belanja tidak terduga belum terealisasi.

Bupati Frederick Edwin, mengatakan, pemerintah daerah akan terus mendorong percepatan pelaksanaan program pada semester kedua agar daya serap anggaran dapat meningkat.

“Kemudian prognosis 6 (enam) bulan ke depan, diharapkan daya serap anggaran belanja tahun 2026 dapat mencapai 100 persen dari total anggaran belanja, dengan asumsi bahwa dana transfer dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi dapat diterima tepat waktu,” ujarnya.

Ia menjelaskan prognosis enam bulan berikutnya menjadi dasar evaluasi dan penyusunan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Pemerintah daerah dapat melakukan penyesuaian anggaran sesuai perkembangan realisasi pendapatan dan belanja, termasuk penambahan, pengurangan, maupun pergeseran alokasi belanja apabila diperlukan. (Adv/Diskominfo Kubar)

BERITA TERKAIT