eksposisiborneo.com, Kubar – Pemerintah pusat membuka peluang penambahan bantuan bagi korban banjir di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) Provinsi Kalimantan Timur.
Hal itu disampaikan saat Direktur Penanganan Darurat Wilayah II Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Djohan, bersama Bupati Kutai Barat Frederick Edwin meninjau langsung wilayah terdampak banjir di Kampung Muara Beloan, Kecamatan Muara Pahu, Sabtu (30/5/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat yang masih terdampak banjir sekaligus memastikan kebutuhan penanganan darurat di lapangan dapat terpenuhi.
Djohan mengatakan BNPB tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga membawa bantuan logistik dari pemerintah pusat berupa sembako dan selimut yang akan disalurkan kepada masyarakat terdampak.
“Kami datang untuk mengecek sejauh mana kondisi bencana banjir yang terjadi di beberapa kecamatan di Kutai Barat. Kejadian ini sudah berlangsung hampir satu minggu. Kami juga membawa bantuan dari pemerintah pusat berupa sembako dan selimut,” ujarnya.
Menurut Djohan, BNPB siap menindaklanjuti apabila masih terdapat kebutuhan mendesak yang perlu mendapat dukungan tambahan dari pemerintah pusat.
“Apabila masih ada kebutuhan tambahan, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dapat segera menyampaikan usulan kepada BNPB untuk ditindaklanjuti,” katanya.
Djohan menambahkan, kondisi air di sejumlah wilayah mulai menunjukkan tren penurunan. Namun masyarakat tetap diminta waspada mengingat cuaca yang masih berpotensi memicu kenaikan debit air dalam beberapa hari ke depan.
“Alhamdulillah, air sudah mulai surut. Hasil kunjungan ini akan kami laporkan kepada pimpinan di pusat. Cuaca yang berubah-ubah harus terus diwaspadai karena berpotensi menyebabkan kenaikan debit air kembali,” ucapnya.
Dukungan BNPB Sangat Membantu
Sementara itu, Bupati Kubar, Frederick Edwin menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat terdampak banjir di wilayahnya.
Menurutnya, dukungan BNPB sangat membantu proses penanganan bencana yang masih berlangsung di sejumlah kampung.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian dari BNPB kepada masyarakat Kutai Barat yang terdampak banjir,” ujar Frederick.
Kunjungan BNPB tersebut diharapkan menjadi langkah awal penguatan dukungan pemerintah pusat bagi penanganan banjir di Kubar.
Di tengah kondisi air yang mulai surut, masyarakat masih menghadapi berbagai keterbatasan sehingga kebutuhan bantuan dan upaya mitigasi jangka panjang tetap menjadi perhatian utama pemerintah. (Adv/eb/002)


