eksposisiborneo.com, Kubar – Setelah berlangsung hampir satu bulan, Turnamen Bung Karno Cup I yang digelar di Lapangan Sepak Bola dan Bola Voli Rarakuta, Kecamatan Barong Tongkok, resmi berakhir pada Sabtu (6/6/2026).
Empat tim berhasil mengukuhkan diri sebagai juara utama (kampiun) pada masing-masing kategori yang dipertandingkan, yakni Rarakuta FC, Royoq Sport, Simpang Raya Putra, dan JIVC Kemang.
Di cabang sepak bola putra, Rarakuta FC berhasil keluar sebagai juara pertama, disusul Bojas FC di posisi kedua dan Most FC di peringkat ketiga.
Sedangkan pada kategori putri, Royoq Sport tampil sebagai kampiun, diikuti Zenit FC sebagai runner-up dan Persimusa di posisi ketiga.
Penghargaan individu sepak bola putra seluruhnya diraih pemain Rarakuta FC, yakni Georgius Toti sebagai Best Keeper, Samboa sebagai Best Player, dan Irsal sebagai Top Scorer dengan koleksi delapan gol.
Demikian juga pada kategori putri, penghargaan Best Keeper diraih Delpi, Best Player diraih Melati, dan Top Scorer diraih Meriza dengan torehan lima gol. Ketiganya merupakan pemain Royoq Sport.
Sementara pada cabang bola voli putra, Simpang Raya Putra sukses merebut gelar juara pertama, diikuti Raboni Muara Bunyut dan Putra Jolokng. Kemudian kategori putri, JIVC Kemang keluar sebagai juara, disusul Sembuan Putri dan Menarung.

Jadi Wadah Pembinaan Atlet Muda
Usai menutup turnamen, Bupati sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kubar, Frederick Edwin, mengatakan Bung Karno Cup tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga wadah pembinaan atlet muda daerah.
“Selain menjalankan instruksi partai, kegiatan ini juga untuk mengembangkan bakat atlet kita agar memiliki wadah kompetisi yang baik dan sportif,” kata Edwin.
Ia menambahkan, turnamen yang digelar dalam rangka Bulan Bung Karno tersebut juga menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno.
“Tujuan turnamen ini adalah untuk mengingat perjuangan Bung Karno di era kemerdekaan dan saat memimpin NKRI, dimana salah satunya beliau telah menanamkan nilai-nilai Pancasila,” ujarnya.
Menurut Edwin, Bung Karno Cup menjadi sarana memperkuat semangat kebangsaan dan persatuan di tengah masyarakat.
“Bung Karno bukan hanya milik satu atau dua partai, tetapi milik seluruh bangsa Indonesia, bahkan dunia,” ucap Edwin.

Diharap Beranjut di Tahun-tahun Mendatang
Sementara itu, Ketua DPRD Kubar, Ridwai, mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat selama turnamen berlangsung.
Menurutnya, kegiatan tersebut mampu menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menjunjung tinggi sportivitas.
“Kami dari DPRD sangat mengapresiasi kegiatan ini karena membuat generasi muda kita penuh semangat dan bertanding dengan sportivitas yang tinggi,” ujarnya.
Ridwai berharap Bung Karno Cup I Barong Tongkok ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang, mengingat tingginya minat masyarakat terhadap sepak bola dan bola voli di Bumi Tanaa Purai Ngerimaan. (Adv/eb/002)


