eksposisiborneo.com, Kubar : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Barat (Kubar) memastikan penyaluran beasiswa bagi pelajar benar-benar tepat sasaran. Proses verifikasi data penerima kini dilakukan agar bantuan hanya diterima oleh siswa yang benar-benar membutuhkan.
Kabid Pembinaan dan Pendidikan Dasar (PPD) Disdikbud Kubar, Yusuf Subaryono, mengatakan pihaknya sedang menyandingkan data pengajuan dari sekolah dengan data milik Dinas Sosial. Langkah ini dilakukan untuk menghindari kesalahan sasaran penerima bantuan.
“Pengajuan penerima beasiswa kurang mampu, itu dari pihak sekolah. Tapi data dari sekolah ini harus kita sandingkan dengan data Dinas Sosial. Jadi penerima harus benar-benar tidak mampu,” ujarnya, Kamis (16/10/2025).
Menurutnya, proses sinkronisasi data masih berjalan seiring dengan belum disahkannya APBD Perubahan 2025. Hal ini memberi waktu bagi Disdikbud untuk memastikan keakuratan data penerima.
“Ini masih proses sinkronisasi, kebetulan APBDP TA 2025 belum pengesahan. Jadi kami masih mempunyai kesempatan untuk memverifikasi data penerima,” jelasnya.
Yusuf mengakui jumlah pengajuan beasiswa dari sekolah-sekolah di Kubar sangat besar. Dari total 250 satuan pendidikan, banyak siswa yang diusulkan, sementara anggaran yang tersedia hanya sekitar Rp1,5 miliar.
“Sekolah SD dan SMP di Kubar ada 250 satuan pendidikan. Data yang masuk luar biasa banyak, tapi uangnya kurang. Jadi perlu tambah anggaran untuk tahun berikutnya,” katanya.
Ia menambahkan, beasiswa bagi siswa kurang mampu akan direalisasikan pada November 2025. Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan beasiswa berprestasi untuk memotivasi siswa meningkatkan kualitas belajar. (eb/Adv/Diskominfo Kubar)


