eksposisiborneo.com, Kubar – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) terus mendorong penguatan industri pariwisata melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Langkah tersebut dilakukan agar potensi wisata daerah tidak hanya menarik lebih banyak pengunjung, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kubar, FX Sumardi, mengatakan pengembangan pariwisata tidak cukup hanya mengandalkan keindahan destinasi. Diperlukan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, perhotelan, hingga agen perjalanan agar pengalaman wisata yang ditawarkan kepada pengunjung semakin lengkap.
“Dari sektor pariwisata kita akan mendorong ada paket-paket wisata dari bidang pemasaran dan promosi pariwisata. Kita sangat berterima kasih dan mengapresiasi berbagai dukungan yang ada untuk menjemput peluang ini,” kata FX Sumardi, Kamis (9/7/2026).
Ia menjelaskan, penyusunan paket wisata akan menjadi salah satu strategi yang didorong Dispar Kubar agar wisatawan memiliki pilihan perjalanan yang lebih terarah.
Melalui paket tersebut, pengunjung dapat menikmati berbagai destinasi unggulan dalam satu rangkaian perjalanan sekaligus memanfaatkan fasilitas penunjang yang tersedia.
“Kita akan dorong pelaku bisnis pariwisata, agen-agen travel, untuk memaketkan industri pariwisata yang ada di Kutai Barat, berapa lama kunjungannya, termasuk perhotelan dan rute-rute wisatanya. Nanti itu akan disusun oleh teman-teman pelaku industri pariwisata,” ujarnya.
Promosi Destinasi Harus Diikuti Kesiapan Industri Pendukung
Sumardi menilai kolaborasi antara pelaku usaha pariwisata menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing destinasi. Selain mempermudah wisatawan, sinergi tersebut juga diharapkan mampu memperpanjang lama tinggal wisatawan sehingga memberikan manfaat lebih besar bagi sektor perhotelan, kuliner, transportasi lokal, hingga pelaku UMKM.
Menurutnya, promosi destinasi juga harus diikuti dengan kesiapan industri pendukung. Dengan demikian, wisatawan tidak hanya datang menikmati objek wisata, tetapi juga memperoleh layanan yang nyaman mulai dari transportasi, akomodasi, hingga paket perjalanan yang terintegrasi.
“Itu bekerja sama dengan perhotelan juga,” ucapnya.
Sumardi optimistis, penguatan kolaborasi tersebut akan menjadi fondasi penting dalam pengembangan pariwisata daerah.
Dengan dukungan seluruh pelaku industri, potensi wisata alam, budaya, dan keanekaragaman hayati yang dimiliki Kutai Barat diharapkan semakin dikenal luas dan mampu meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian daerah. (Adv/Diskominfo Kubar)


