eksposisiborneo.com, Kutim: Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memastikan program kerja sama desa tetap berjalan pada tahun 2026 meskipun anggaran mengalami penurunan signifikan.
Tahun depan, Bidang Kerja Sama Desa akan memfokuskan pelaksanaan pada tiga kegiatan prioritas. Tahun ini, tidak ada kegiatan kerja sama desa yang terlaksana karena anggaran yang diajukan tidak terakomodasi akibat efisiensi fiskal.
Kondisi itu membuat pendampingan dan penguatan kerja sama desa sempat tertunda sepanjang 2025.
Kepala Bidang Kerja Sama Desa DPMDes Kutim, Zainal Abidin, menegaskan bahwa pada 2026 semua kegiatan akan diaktifkan kembali dengan komitmen optimalisasi program.
“Program tahun depan tetap berjalan dengan tiga kegiatan inti meskipun kami harus menghadapi keterbatasan anggaran,” ungkapnya.
Tiga kegiatan tersebut meliputi kerja sama desa antar desa, kerja sama desa dengan pihak ketiga (perusahaan), serta pembangunan kawasan perdesaan.
Program ini diarahkan untuk memperkuat kolaborasi lintas desa sekaligus mengoptimalkan potensi wilayah dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan kerja sama dengan perusahaan akan difokuskan pada kejelasan dokumen MOU dan transparansi pelaksanaan, sehingga kolaborasi CSR maupun dukungan fasilitas publik dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, pembangunan kawasan perdesaan tetap menjadi prioritas setelah Kutim meraih juara tingkat provinsi melalui Kecamatan Teluk Pandan dan Sangatta Selatan.
Meski arah program sudah jelas, tantangan terbesar adalah penurunan anggaran dari sebelumnya mendekati Rp1 miliar, pada 2026 total anggaran hanya sekitar Rp100 juta untuk tiga kegiatan.
“Kekhawatiran terbesar adalah kegiatan menjadi tidak maksimal hanya karena terbentur biaya,” kata Zainal.
DPMDes berharap kerja sama desa tetap memberikan manfaat nyata selama sinergi antara desa, pemerintah, dan pihak ketiga dapat terus dijaga.
Dengan keterbatasan anggaran, komitmen kolaboratif menjadi kunci agar pembangunan desa di Kutim tetap berkelanjutan pada tahun 2026.(ADV)


