eksposisiborneo.com, Kubar: Ketua DPRD Kutai Barat (Kubar), Ridwai, menegaskan dukungannya terhadap langkah Bupati Frederick Edwin dalam menangani wilayah blankspot di berbagai kampung. Ia menyebut program pembangunan tower BTS dan pemasangan Starlink merupakan terobosan penting bagi Kubar.
“Saya mendukung penuh kebijakan Bupati Frederick Edwin karena persoalan blankspot ini sudah lama dikeluhkan masyarakat. Ini kebutuhan mendesak, bukan sekadar pelengkap pembangunan,” kata Ridwai, Kamis (13/11/2025).
Menurut Ridwai, akses komunikasi merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Selama bertahun-tahun, warga di banyak kampung tidak dapat menikmati layanan telekomunikasi, sehingga menghambat kegiatan pendidikan, layanan publik, dan ekonomi berbasis digital.
Ia menjelaskan bahwa Dinas Kominfo bersama pemerintah daerah telah melakukan komunikasi intensif untuk mempersiapkan program penanganan blankspot yang ditargetkan terlaksana mulai 2026. Program ini akan diprioritaskan untuk kampung yang benar-benar tidak memiliki akses sinyal.
Ridwai menilai kehadirannya layanan internet tidak hanya memudahkan komunikasi antarwarga, tetapi juga membantu petani, pelajar, dan pelaku UMKM untuk mendapatkan akses informasi dan membuka peluang ekonomi digital.
Pemerataan konektivitas digital menurutnya akan menjadi kekuatan baru dalam meningkatkan kualitas pendidikan di kampung-kampung. Pelajar dapat mengakses pembelajaran daring, sementara masyarakat bisa memanfaatkan teknologi untuk berbagai kebutuhan.
Ia juga menyebut bahwa pembangunan jaringan internet akan didukung melalui kerja sama antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi. Sinergi ini diharapkan mempercepat realisasi program yang selama ini sangat ditunggu masyarakat.
Ridwai optimistis bahwa langkah Bupati Frederick Edwin dapat menyelesaikan persoalan blankspot secara bertahap. Ia menegaskan DPRD siap mengawal dan mendukung penuh program ini demi kemajuan Kutai Barat.
Dengan teratasinya wilayah blankspot, Ridwai yakin Kubar akan memasuki tahap baru dalam pembangunan teknologi dan komunikasi yang lebih modern. (eb/ADV/DPRD Kubar)


