eksposisiborneo.com, Kubar: Anggota DPRD Kutai Barat (Kubar), Adrianus, mendorong pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap pengembangan karet, menyusul penetapan Kubar sebagai pusat hilirisasi komoditas ini oleh Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim).
Menurutnya, langkah ini menjadi peluang strategis untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Adrianus menilai Pemkab Kubar harus memanfaatkan momentum ini dengan perencanaan matang.
“Program hilirisasi harus membawa dampak nyata. Petani perlu dukungan pemerintah mulai dari penyediaan bibit unggul, pendampingan teknis, hingga akses pasar,” ujarnya di Gedung DPRD Kubar, Minggu (30/11/2025).
Ia menyoroti kondisi harga karet yang fluktuatif, yang sering menjadi keluhan petani. Menurut Adrianus, hadirnya pabrik pengolahan di Kubar akan menstabilkan harga dan menambah nilai komoditas.
Adrianus juga menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku industri untuk memastikan industri hilirisasi karet berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat maksimal.
Selain itu, ia menilai kesempatan ini berpotensi membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar perkebunan.
“Pemkab Kubar harus cepat merancang strategi pendampingan dan pelatihan bagi petani agar peluang ini tidak terlewat. Hilirisasi karet harus menjadi pengungkit ekonomi yang nyata,” pungkas Adrianus. (eb/Adv/DPRD Kubar)


