eksposisiborneo.com, Kubar : Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Kutai Barat (Kubar) mendorong Pemerintah Daerah untuk memfokuskan anggaran pada program yang berdampak langsung terhadap masyarakat, terutama sektor pendidikan, kesehatan, dan pembangunan ekonomi kampung.
Hal ini diutarakan Anggota Fraksi Golkar DPRD Kubar, Rosaliyen, kepada wartawan di Gedung DPRD Kubar, Jumat (31/10/2025). Ia menilai sebagian anggaran yang direncanakan untuk pembangunan jalan berstatus nasional lebih baik dialihkan kepada program prioritas daerah.
Menurutnya, kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan dasar masih sangat besar dan memerlukan dukungan anggaran yang memadai.
“Pembangunan sarana dan prasarana pendidikan untuk meningkatkan kualitas belajar, termasuk rehabilitasi fasilitas yang sudah tidak layak, serta peningkatan kualitas layanan kesehatan harus mendapat perhatian Pemda.” kata Rosaliyen.
Selain sektor layanan publik, Fraksi Golkar mendorong pembangunan jalan kampung dan pasar tradisional agar dapat mendorong aktivitas ekonomi masyarakat dan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). Infrastruktur tersebut dianggap memiliki dampak langsung dalam meningkatkan pendapatan warga.
Di sektor pertanian, Rosaliyen meminta Pemda mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan usaha tani, perluasan percetakan sawah, serta penyediaan bibit produktif seperti sawit dan tanaman pangan lainnya. Program tersebut diyakini dapat memperkuat ketahanan pangan dan membuka lapangan kerja baru.
“Arah pembangunan harus benar-benar menyentuh kebutuhan paling mendasar masyarakat kampung, sehingga manfaat APBD tidak hanya dirasakan sebagian kecil, tetapi merata ke seluruh wilayah.” ujarnya.
Tambahnya, dengan fokus pada pembangunan yang berorientasi langsung kepada rakyat, Fraksi Golkar berharap Pemkab Kubar dapat menciptakan pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan yang lebih signifikan. (eb/Adv/DPRD Kubar)


