eksposisiborneo.com, Kubar: Anggota DPRD Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Henrik, menilai keberadaan Koperasi Merah Putih yang telah dibentuk di setiap kampung merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat. Program ini dianggap mampu membuka peluang usaha baru berbasis potensi lokal.
Menurut Henrik, koperasi memiliki peran besar dalam mendorong kemandirian masyarakat. Dengan pengelolaan yang tepat, koperasi dapat menciptakan lapangan kerja dan menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha secara kolektif.
Dalam keterangannya di Sendawar, Sabtu (1/11/2025), ia menegaskan bahwa DPRD Kubar sangat mendukung keberadaan Koperasi Merah Putih.
“Koperasi ini menjadi bagian dari upaya menciptakan kampung mandiri di Kubar. Pada prinsipnya, kita dari DPRD sangat menyambut baik,” kata Henrik.
Politisi PDI Perjuangan tersebut menambahkan bahwa pembentukan Koperasi Merah Putih telah melalui kajian dari berbagai aspek, mulai dari regulasi, teknis, sosial, hingga ekonomi. Program ini juga didukung dasar hukum yang jelas, sehingga diyakini dapat berjalan lebih terarah.
Dengan memanfaatkan potensi lokal, katanya, koperasi berpeluang menjadi motor penggerak ekonomi kampung. Pelaku usaha dapat terbantu melalui sistem kolektif, sementara pemasaran produk bisa lebih terorganisasi.
“Program ini dapat menjadi jawaban atas tantangan ekonomi di tingkat kampung. Masyarakat yang sebelumnya hanya mengandalkan sektor tunggal kini memiliki ruang untuk mengembangkan usaha produktif lainnya,” ujarnya.
Henrik berharap ke depan koperasi dapat berfungsi maksimal, mulai dari penguatan permodalan, peningkatan SDM pengurus, hingga inovasi usaha yang memberikan multiplier effect bagi masyarakat. Dengan begitu, Koperasi Merah Putih dapat menjadi pilar utama kemandirian ekonomi di Kubar. (eb/ADV/DPRD Kubar)


