eksposisiborneo.com, Kubar : Komitmen Wakil Ketua I DPRD Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, dalam memperkuat pembangunan keagamaan terus diwujudkan melalui penyaluran dana hibah tempat ibadah, baik Gereja maupun Masjid, yang bersumber dari program Pokok-Pokok Pikiran (Pokir). Bantuan ini diberikan bagi masyarakat di daerah pemilihannya di Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu).
Setelah menyalurkan hibah segmen pertama di Kecamatan Linggang Bigung, yang mencakup sejumlah wilayah sekitar pada Kamis (16/10/2025), program berlanjut ke segmen kedua di wilayah Kecamatan Barong Tongkok. Segmen ini meliputi Kecamatan Damai, Nyuatan, Sekolaq Darat, Melak, dan Mook Manaar Bulatn.
Penyerahan bantuan hibah secara simbolis digelar di Hotel Nici, Barong Tongkok, pada Senin (27/10/2025). Sebanyak 26 rumah ibadah menerima bantuan dengan total nilai mencapai Rp3,5 miliar, yang bersumber dari APBD Provinsi Kalimantan Timur Tahun Anggaran 2025.
Camat Barong Tongkok, Martinus Rudi, menyambut positif bantuan yang disalurkan Ekti Imanuel melalui program hibah tersebut, sebagai wujud perhatian pemerintah provinsi terhadap pembangunan tempat ibadah, khususnya di Kutai Barat.
“Semoga bantuan hibah ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk membangun atau renovasi tempat ibadah sesuai dengan rancangan serta anggaran biaya,” ujarnya.
Dengan adanya dukungan ini, diharapkan kegiatan renovasi maupun pembangunan rumah ibadah di berbagai kampung dapat berjalan lebih lancar dan tepat sasaran. Selain memperkuat sarana peribadatan, bantuan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebersamaan serta mempererat hubungan antarumat beragama.
SPJ Jadi Perhatian
Sementara itu, Ekti Imanuel menegaskan bahwa seluruh dana hibah telah disalurkan langsung ke rekening masing-masing panitia pembangunan tempat ibadah. Ia menjelaskan, proses pencairan bantuan dimulai dari pengajuan proposal pembangunan, kemudian dilakukan verifikasi administrasi, dilanjutkan dengan tahap pencairan, dan diakhiri melalui pelaporan pertanggungjawaban kegiatan pembangunan.
“Saya berharap proses SPJ dibuat sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) proposal pembangunan tempat ibadah yang telah diusulkan. Semoga bantuan ini akan terus berlanjut setiap tahun. Hal ini menjadi kesempatan yang baik untuk terus sinergi memanfaatkan bantuan hibah,” harapnya.
Dengan dukungan ini, Ekti Imanuel berharap pembangunan rumah ibadah ini dapat berjalan lebih cepat, merata, dan berkelanjutan. Ia meyakini, penguatan sarana keagamaan akan menjadi fondasi penting bagi terciptanya kerukunan, keharmonisan, serta kehidupan sosial yang rukun di tengah keberagaman masyarakat.
Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Kubar dan Mahulu, Ekti Imanuel menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat. Tak hanya di bidang keagamaan, tetapi juga dalam peningkatan kesejahteraan sosial dan pembangunan infrastruktur yang memberi manfaat langsung bagi warga di daerah pedalaman Kalimantan Timur. (eb003)



