Jawab Keluhan Warga, Sadli Hadirkan Kegiatan ‘Melak Berdaya’ Sebagai Wadah UMKM dan Kreativitas

By eksposisi borneo Nov 30, 2025
9
Melak Berdaya
Anggota DPRD Kutai Barat, Sadli, dalam Kesempatan Hadir di Acara Melak Berdaya, yang di Laksanakan di Halaman Kantor Kecamatan Melak. (dok.eb)

eksposisiborneo.com, Kubar: Kegiatan Melak Berdaya terus menunjukkan perkembangan positif setelah resmi digelar dua kali, masing-masing pada 23 dan 29 November 2025. Program yang digagas oleh Anggota DPRD Kutai Barat (Kubar), Sadli, ini dilaksanakan setiap Minggu pagi dan mulai menjadi ruang berkumpul baru bagi masyarakat Kecamatan Melak dan sekitarnya.

Sadli menjelaskan bahwa lahirnya kegiatan ini berawal dari banyaknya keluhan warga yang ia terima saat melakukan reses beberapa waktu lalu. Masyarakat mengungkapkan minimnya ruang untuk pemasaran UMKM, terbatasnya akses informasi bantuan, serta kesulitan melakukan promosi usaha.

Kondisi itulah yang kemudian mendorong Sadli mencari solusi agar warga memiliki wadah yang benar-benar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

“Banyak sekali keluhan masyarakat soal minimnya informasi untuk mendapat bantuan, minimnya wadah mereka untuk memasarkan usaha mereka, hingga masalah promosi yang juga sulit dilakukan,” ujarnya kepada eksposisiborneo, Minggu (29/11/2025).

Banyak Kegiatan di Melak Berdaya

Menurutnya, kebutuhan itu mendesak dan harus segera dijawab dengan langkah konkret yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Melalui Melak Berdaya, Sadli ingin menyediakan tempat yang aman dan nyaman bagi warga untuk berjualan hingga mengenalkan produk lokal kepada pengunjung. Tidak hanya sekadar membuka lapak UMKM, ia juga merancang kegiatan ini agar mampu menarik kehadiran komunitas dan warga dalam jumlah yang lebih besar. Karena itu, berbagai aktivitas pendukung pun disiapkan.

“Makanya untuk menarik pengunjung atau komunitas tadi, kita bikin lah beberapa acara di situ. Mulai dari pentas seni, pentas musik, olahraga seperti senam, jalan santai, dan lain-lain,” ujar Sadli.

Melak Berbudaya
Kegiatan Melak Berdaya yang Dilaksanakan Setiap Minggu Pagi, Disambut Antusias Warga. (dok.ist)

Dengan banyaknya pilihan aktivitas, pengunjung memiliki alasan kuat untuk datang, sementara pelaku UMKM bisa mendapatkan pasar yang lebih luas.

Usung Konsep Kebersamaan

Sadli menyebut, konsep kegiatan ini juga mengedepankan semangat kebersamaan. Pengunjung yang datang tidak hanya berbelanja atau menikmati hiburan, tetapi turut bersilaturahmi dan menghabiskan waktu bersama keluarga, kerabat, maupun handai taulan.

“Jadi otomatis orang yang datang ke sana, minimal namanya kita manusia pasti butuh makan dan minum,” ucapnya.

Baca Juga: Melak Berdaya Hadirkan Olahraga hingga UMKM Setiap Minggu Pagi

Antusiasme masyarakat terhadap Melak Berdaya kini semakin tinggi. Bahkan beberapa komunitas telah mengajukan izin kepada panitia untuk menggelar lomba dan kegiatan kreatif lainnya dalam agenda mingguan tersebut. Hal ini dinilai sebagai tanda bahwa Melak Berdaya mulai diterima sebagai ruang publik baru yang inklusif dan bermanfaat bagi banyak pihak.

Sadli berharap Melak Berdaya dapat terus berkembang sebagai kegiatan rutin mingguan yang bukan hanya meningkatkan ekonomi kerakyatan, tetapi juga memperkuat interaksi sosial masyarakat. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan membuat program ini menjadi ikon baru Kecamatan Melak sekaligus pusat kreativitas warga. (eb/Adv/DPRD Kubar)

BERITA TERKAIT