Mahulu Siapkan Sentra Wisata Berbasis Lingkungan

By eksposisi borneo Jul 29, 2026
226
Batu Dinding Mahakam Ulu
Batu Dinding. Salah satu Potensi Objek Wisata Long Melaham, Kabupaten Mahakam Ulu. (eb)

eksposisiborneo.com, Mahulu – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) mulai menyiapkan pengembangan kawasan sentra pariwisata di Kampung Long Melaham, Kecamatan Long Bagun, dengan konsep yang memadukan potensi alam, budaya lokal, dan perlindungan lingkungan.

Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Mahulu mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru. Namun, pembangunan kawasan wisata tidak akan dilakukan secara terburu-buru karena aspek lingkungan menjadi bagian penting dalam tahapan perencanaannya.

Wakil Bupati Mahulu, Suhuk, mengatakan penyusunan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) menjadi salah satu tahapan yang harus disiapkan sebelum rencana pembangunan kawasan direalisasikan.

“Penyusunan dokumen Amdal menjadi tahapan penting untuk memastikan setiap rencana pembangunan telah melalui kajian terhadap potensi dampak lingkungan sehingga pengembangannya dapat dilakukan secara bertanggung jawab,” kata Suhuk, Rabu, (29/7/2026).

Menurut Suhuk, kajian lingkungan diperlukan untuk mengetahui berbagai kemungkinan dampak yang dapat muncul apabila kawasan tersebut nantinya dikembangkan.

Dokumen Amdal nantinya lanjut Suhuk, akan menjadi dasar dalam mengidentifikasi, memperkirakan, dan mengevaluasi dampak penting yang mungkin timbul.

“Dokumen Amdal akan menjadi instrumen dalam mengidentifikasi, memperkirakan, dan mengevaluasi berbagai dampak penting yang mungkin timbul, mulai dari tahap pra-konstruksi, konstruksi, hingga operasional kawasan wisata,” ujarnya.

Tak Akan Meninggalkan Budaya Lokal

Konsep pengembangan Long Melaham juga diarahkan agar potensi alam dan budaya masyarakat setempat dapat menjadi kekuatan utama kawasan. Karena itu dalam pembangunan nantinya, tidak menghilangkan karakter lingkungan maupun kearifan lokal yang menjadi bagian dari daya tarik wilayah tersebut.

Jika terealisasi, aktivitas pariwisata diharapkan mampu menciptakan ruang usaha baru sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat Kampung Long Melaham dan wilayah sekitarnya.

“Semoga seluruh tahapan persiapan dapat dilakukan secara matang sebelum pembangunan dimulai,” ucap Suhuk.

Dengan perencanaan yang memperhatikan aspek lingkungan, ekonomi, dan budaya, sentra pariwisata Long Melaham, diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu destinasi unggulan Mahulu tanpa mengorbankan kelestarian alam. (Adv)

BERITA TERKAIT