Nomor Damkar di Setiap Gang Percepat Respons Kebakaran Kutim

By eksposisi borneo Des 6, 2025
12
nomor Damkar
Pemasangan nomor Damkar di setiap gang terbukti mempercepat laporan dan respons kebakaran di permukiman Kutai Timur. (dok.eb)

eksposisiborneo.com, Kutim: Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kutai Timur terus mengembangkan inovasi pencegahan kebakaran berbasis lingkungan. Salah satu langkah yang kini menjadi strategi permanen adalah pemasangan nomor telepon pemadam kebakaran di setiap gang permukiman.

Program tersebut lahir dari evaluasi lapangan yang menunjukkan bahwa hambatan utama dalam penanganan kebakaran sering kali bukan pada kesiapan petugas, melainkan keterlambatan laporan dari masyarakat.

“Masalah terbesar itu bukan di kecepatan kami, tetapi di keterlambatan informasi. Banyak kejadian api sudah membesar baru dilaporkan, karena warga bingung mencari nomor atau saling menunggu,” ujar Plt. Kepala Bidang Pencegahan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kutai Timur, Adriansyah.

Adriansyah menjelaskan bahwa sejak penomoran gang dan pemasangan kontak darurat diterapkan, pola laporan masyarakat berubah secara signifikan. Laporan kebakaran kini masuk lebih cepat dan lebih jelas, sehingga petugas dapat langsung bergerak tanpa harus mengulang konfirmasi berkali-kali.

Menurutnya, sistem sederhana ini sangat membantu memangkas waktu tunggu yang selama ini menjadi celah kritis dalam fase awal kebakaran. Respons Damkar pun meningkat tajam, dengan waktu keberangkatan yang bisa dilakukan dalam hitungan menit setelah laporan diterima.

Selain mempercepat pelaporan, penomoran gang juga membantu petugas menemukan lokasi kejadian dengan lebih akurat, terutama di kawasan permukiman padat. Warga kini tidak lagi kebingungan saat terjadi keadaan darurat, karena akses ke layanan pemadam tersedia langsung di lingkungan tempat tinggal mereka.

“Dengan nomor damkar terpasang di setiap gang, warga tidak perlu lagi bertanya ke tetangga atau mencari-cari kontak darurat. Begitu melihat api, mereka bisa langsung melapor,” tegas Adriansyah.

Ia menilai pendekatan ini efektif karena melibatkan masyarakat sebagai bagian dari sistem keselamatan kebakaran, bukan sekadar sebagai objek perlindungan.

Ke depan, Damkar Kutai Timur berencana terus memperluas cakupan pemasangan nomor darurat hingga menjangkau seluruh kawasan permukiman. Melalui langkah ini, diharapkan respons kebakaran semakin cepat, risiko meluasnya api dapat ditekan, dan keselamatan warga Kutai Timur dapat terjaga dengan lebih baik.(ADV)

BERITA TERKAIT