Perangkat Daerah Diminta Percepatan Serapan Anggaran 2025

By eksposisi borneo Okt 24, 2025
2
Bupati Kubar
Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin. (dok.ist)

eksposisiborneo.com, Kubar : Bupati Kutai Barat (Kubar), Frederick Edwin, menekankan pentingnya percepatan penyerapan anggaran daerah, mengingat masih tersimpannya dana sebesar Rp3,2 triliun.

Dari total tersebut, sekitar Rp2,2 triliun berada di Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Bankaltimtara, sementara Rp1 triliun lain merupakan Dana Treasury Deposit Facility (TDF) di Bank Indonesia yang penggunaannya terbatas sesuai aturan Kementerian Keuangan.

Frederick menegaskan bahwa kunci penyerapan anggaran terletak pada kedisiplinan Perangkat Daerah (PD).

“Saya minta PD lebih disiplin dalam pelaksanaan kegiatan dan penyerapan anggaran. Setiap rupiah harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat,” ujar Bupati di Sendawar, Jumat (24/10/2025).

Selain realisasi APBD 2025, dana TDF juga akan dimanfaatkan untuk mendukung Multi Years Contract (MYC), termasuk proyek infrastruktur berskala besar seperti Jembatan Aji Tullur Jejangkat (ATJ), Jalan Bung Karno, Pelabuhan Royoq, dan Kristen Center.

“Ke depan, dana TDF ini akan kita kelola secara optimal untuk memperkuat dukungan pembiayaan proyek-proyek besar yang sudah direncanakan agar pembangunan strategis bisa berjalan lebih lancar,” katanya.

Edwin menekankan perlunya koordinasi antar Perangkat Daerah agar penyerapan anggaran tidak menumpuk di akhir tahun dan agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah tetap terjaga.

“Anggaran yang sudah disiapkan harus bergerak. Jangan menunggu akhir tahun baru diserap,” tegasnya.

Sorotan publik muncul setelah Menteri Keuangan, Suahasil Nazara Purbaya, melaporkan adanya kas daerah yang belum terserap di beberapa wilayah, termasuk Kutai Barat. Namun, Pemkab Kubar menegaskan dana tersebut bukan mengendap, melainkan menunggu proses kegiatan dan komitmen program di masing-masing perangkat daerah. (eb/Adv/Diskominfo Kubar)

BERITA TERKAIT