Pertanian Jadi Sumber Hidup Utama Warga Kecamatan Nyuatan

By eksposisi borneo Okt 30, 2025
3
pertanian
pertanian masih menjadi nadi kehidupan masyarakat di Kecamatan Nyuatan. (dok.eb)

eksposisiborneo.com, Kubar : Di Kecamatan Nyuatan, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), pertanian masih menjadi nadi kehidupan masyarakat. Hampir semua warga menggantungkan penghidupannya pada hasil bumi, dari padi ladang, sayuran, hingga tanaman perkebunan.

Aktivitas ini bukan sekadar tradisi, tapi menjadi tulang punggung ekonomi sehari-hari. Camat Nyuatan, Tomi Taruna, menegaskan bahwa sebagian besar warga benar-benar hidup dari sektor pertanian.

“Hampir semua warga di Nyuatan menggantungkan hidup dari hasil pertanian, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun dijual dalam skala kecil,” ujar Tomi Taruna, Kamis (30/10/2025).

Sektor pertanian menjadi andalan karena kesempatan kerja formal di kecamatan ini sangat terbatas. Meski terdapat beberapa perusahaan, jumlah tenaga kerja lokal yang terserap sangat sedikit.

“Memang ada perusahaan di Nyuatan, tetapi yang bekerja di sana tidak banyak,” katanya.

Bahkan warga usia produktif yang mencari penghidupan di luar pertanian, umumnya harus bekerja di luar kampung, baik di Barong Tongkok maupun kecamatan lain.

“Yang kerja di perusahaan kebanyakan di luar kampung, baik di Barong Tongkok maupun di kecamatan lain,” katanya.

Pemerintah kecamatan sendiri terus mendorong pengembangan sektor pertanian agar lebih produktif. Dukungan diberikan melalui program Dana Desa, termasuk perbaikan jalan usaha tani dan penyediaan alat pertanian, dengan tujuan memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat kampung.

Tomi menekankan pentingnya upaya bersama untuk mendorong kemajuan pertanian sebagai kunci kesejahteraan.

“Kalau pertanian kita maju, otomatis kesejahteraan masyarakat juga meningkat. Itu harapan kita bersama,” ujar Tomi Taruna.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Nyuatan tidak hanya menjaga tradisi bertani, tetapi juga menciptakan ekonomi lokal yang berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi seluruh masyarakat. (eb/Adv/Diskominfo Kubar)

BERITA TERKAIT