eksposisiborneo.com, Kutim: Dua cita rasa khas dari Kutai Timur (Kutim) siap menapaki pasar dunia. Pisang Kalbana Kaliorang dan sambal nanas Batu Ampar kini tengah dipersiapkan menjadi produk ekspor unggulan melalui program pembinaan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnakertrans) Kutim.
Kepala Disnakertrans Kutim, Roma Malau, menyampaikan bahwa kedua produk tersebut memiliki potensi besar untuk menembus pasar ekspor, berkat keunggulan rasa, kualitas, dan karakteristik khas daerah. Menurutnya, keunikan bahan baku lokal menjadi nilai tambah yang tidak dimiliki produk serupa dari daerah lain.
“Pisang Kalbana punya tekstur dan rasa yang disukai pasar, sementara sambal nanas Batu Ampar punya ciri khas Kutim yang belum dimiliki daerah lain,” ujarnya.
Disnakertrans melakukan pembinaan mulai dari aspek produksi higienis, pengemasan menarik, hingga strategi digital marketing agar produk lokal memiliki nilai jual lebih tinggi.
Selain itu, pemerintah juga menjajaki kerja sama dengan eksportir nasional untuk membuka jalur distribusi produk unggulan daerah.
“Kami ingin rasa lokal Kutim dikenal dunia. Ini bukan sekadar produk, tapi identitas daerah,” tegas Roma.
Program ini menjadi bagian dari gerakan besar untuk memperkuat ekonomi berbasis potensi lokal di kawasan transmigrasi. Keberhasilan ekspor produk ini akan menjadi kebanggaan bersama masyarakat Kutim.
Dengan semangat kerja sama dan inovasi yang terus tumbuh, cita rasa lokal Kutai Timur kini benar-benar siap menembus pasar dunia. Inilah bukti bahwa hasil karya masyarakat transmigrasi mampu berbicara di level global.(ADV)


