Sekolah Rakyat Disiapkan Jadi Jalan Putus Rantai Kemiskinan Kubar

By eksposisi borneo Jul 31, 2026
241
Sekolah Rakyat
Wabup, Nanang Adriani sebut Kubar Berpeluang Masuk Tahap Ketiga Pembangunan Sekolah Rakyat. (eb)

eksposisiborneo.com, Kubar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar), mulai mempersiapkan diri menghadirkan Sekolah Rakyat (SR), program pendidikan pemerintah pusat yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Kehadiran sekolah rakyat tersebut, diharapkan menjadi langkah nyata memperluas akses pendidikan sekaligus memutus rantai kemiskinan di Bumi Tanaa Purai Ngerimaan.

Wakil Bupati Kubar, Nanang Adriani mengatakan, pemerintah daerah telah melakukan konsultasi langsung ke Kementerian Sosial (Kemensos) untuk mempelajari seluruh mekanisme dan persyaratan pembangunan Sekolah Rakyat.

Langkah itu dilakukan agar Kubar memiliki peluang besar masuk dalam pelaksanaan program tersebut.

Menurut Nanang, Sekolah Rakyat dirancang untuk menampung anak-anak usia sekolah yang berasal dari keluarga kategori desil 1 dan desil 2 atau kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.

“Program tersebut sangat baik. Kami mendapat penjelasan secara rinci, termasuk melihat contoh Sekolah Rakyat yang sudah berjalan. Kami semakin yakin bahwa pendidikan menjadi salah satu jalan utama untuk memutus rantai kemiskinan,” kata Nanang, Jumat (31/7/2026).

Selain mempelajari konsep program, dalam konsultasi yang telah dilakukan dengan Kemensos RI, lanjut Nanang, Pemkab Kubar juga telah menyampaikan kesiapan lahan, akses menuju lokasi, serta berbagai informasi pendukung kepada pemerintah pusat.

“Hasilnya sangat positif. Kami mendapat respons yang baik dan tahapan berikutnya adalah survei lapangan oleh Kementerian Pekerjaan Umum,” ujarnya.

Saat ini, Kutai Barat diproyeksikan masuk dalam pelaksanaan tahap ketiga pembangunan Sekolah Rakyat. Pemerintah daerah masih melengkapi berbagai persyaratan teknis, mulai dari legalitas lahan, dokumen lingkungan, hingga kelengkapan administrasi agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai ketentuan.

“Yang terpenting, Kubar tidak ingin tertinggal. Kami memilih menjemput bola agar kesempatan menghadirkan Sekolah Rakyat bisa segera terwujud bagi masyarakat,” ucap Nananag. (Adv/Diskominfo Kubar)

BERITA TERKAIT