eksposisiborneo.com, Kubar: Anggota DPRD Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Sadli, menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian seni dan budaya daerah dengan menyalurkan bantuan dana aspirasi sekaligus terlibat langsung sebagai Ketua Panitia pelaksana Festival Melayu Gemeoh, dalam rangka HUT Ke-224 Kecamatan Melak tahun 2025 ini.
Sadli mengatakan, keikutsertaannya kali ini memiliki makna tersendiri karena menjadi pengalaman pertama dirinya berkontribusi secara langsung dalam kegiatan kebudayaan sejak menjabat sebagai anggota DPRD Kubar.
“Ini pertama kali saya berkontribusi sebagai anggota DPRD dan sekaligus dipercaya menjadi ketua panitia. Ini menjadi tantangan bagi kami, bagaimana membuat kegiatan ini lebih meriah melalui seni budaya dan hiburan modern,” kata Sadli, Selasa (11/11/2025).
Ia menegaskan, perannya senagai wakil rakyat dalam kegiatan ini tidak hanya sebatas memberikan dukungan dalam bentuk materi, tetapi juga hadir di tengah masyarakat.
“Sebagai wakil rakyat, kita harus membaur, merasakan susah senang, lelah dan bahagia bersama masyarakat. Itulah bentuk tanggung jawab moral kita teritama dalam melestarikan budaya lokal,” ujarnya.
Selain Sadli, anggota DPRD lain dari daerah pemilihan dua, H. Sopiansyah, juga turut berkontribusi dalam pendanaan kegiatan yang menjadi agenda tahunan masyarakat Melak tersebut.
Camat Melak, Asrin Surianto, mengapresiasi kepedulian kedua legislator tersebut yang dinilainya sangat membantu kelancaran pelaksanaan festival. Menurutnya, Sadli menyalurkan dana aspirasi sebesar Rp230 juta, sedangkan Haji Sofiansyah memberikan dukungan Rp100 juta.
“Dana itu membantu pembiayaan sejumlah lomba dan kegiatan di Festival Gemeoh,” jelas Asrin.
Ia menambahkan, dana tersebut dimanfaatkan untuk mendukung berbagai perlombaan budaya dan olahraga tradisional yang digelar selama sepekan. Festival ini menjadi wadah mempererat kebersamaan antarwarga sekaligus memperkuat semangat pelestarian budaya Melayu di Kecamatan Melak. (eb/Adv/DPRD Kubar)



