Warna Baru Padukan Tradisi dan Hiburan Semarakkan Festival Gemeoh 2025

By eksposisi borneo Nov 11, 2025
19
Festival Gemeoh
Festival Gemeoh 2025 di Kecamatan Melak resmi dibuka dengan kemasan baru yang memadukan tradisi dan hiburan modern. (foto.istimewa)

eksposisiborneo.com, Kubar : Kecamatan Melak kembali semarak dengan digelarnya Festival Gemeoh 2025, sebuah perayaan budaya tahunan yang kali ini terasa lebih segar dan inovatif. Perhelatan dalam rangka memperingati HUT ke-224 Kecamatan Melak itu dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kutai Barat (Kubar), Nanang Adriani, di halaman Kantor Kecamatan Melak, Selasa (11/11/2025).

Festival yang berlangsung hingga 17 November tersebut menawarkan suasana berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Panitia menghadirkan sejumlah kegiatan baru yang memadukan unsur budaya lokal dengan hiburan modern untuk menarik lebih banyak partisipasi masyarakat.

Ketua Panitia Festival, Sadli, mengatakan tahun ini berbagai cabang perlombaan dan pertunjukan disiapkan agar lebih beragam dan inklusif.

“Yang baru itu untuk modernnya ada finalty kick, bulutangkis, Kobar Bejagur, senam sehat, Run, dan masih banyak lainnya. Sementara untuk lomba tradisional, tahun ini diantaranya ada Belogo, Menyumpit, dan lelang Jajaq Bahari,” ujarnya.

Menurut Sadli, variasi kegiatan tersebut dihadirkan untuk memberi pengalaman baru bagi pengunjung tanpa menghilangkan nilai budaya yang menjadi identitas Festival Gemeoh.

“Budaya tetap kita nomor satukan. Seperti makan bekeroboq, becolek pupur basah, kirab budaya, hingga pentas seni tetap kita laksanakan, karena inilah yang melambangkan identitas dan tradisi kita,” tegasnya.

Festival Gemeoh
Anggota DPRD Kubar yang juga Ketua Panitia Festival Gemeoh, Sadli, bersama Camat Melak dan Wabup Kubar. (foto.istimewa)

Festival Gemeoh tahun ini juga menjadi ruang bagi masyarakat lokal untuk menampilkan kreativitas serta memperkenalkan potensi ekonomi daerah. Sejumlah pelaku UMKM dan kuliner turut dilibatkan melalui stan pameran yang disediakan panitia.

“Harapan kita, dengan dilibatkannya pelaku UMKM dan kuliner, mereka bisa mendapat ruang untuk menambah pendapatan sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga,” ungkap Sadli, yang akrab disapa Alex.

Selama sepekan pelaksanaan, pengunjung dapat menikmati aneka hiburan mulai dari pagi hingga malam hari, mulai dari pertunjukan seni, perlombaan, hingga bazar kuliner yang menggugah selera. Panitia mencatat, sedikitnya 30 stan kuliner, 8 stan UMKM, dan 5 stan otomotif telah siap meramaikan festival di halaman Kantor Kecamatan Melak. (eb/Adv/DPRD Kubar)

BERITA TERKAIT