Adrianus Apresiasi Langkah Pemkab Kubar Tuntaskan Jalan Bung Karno

By eksposisi borneo Nov 24, 2025
10
Jalan Bung Karno
Anggota DPRD Kutai Barat, Adrianus. (dok.eb)

eksposisiborneo.com, Kubar: Anggota DPRD Kutai Barat (Kubar), Adrianus, menyatakan dukungan penuhnya terhadap program multiyears Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) di bawah kepemimpinan Bupati Frederick Edwin dan Wakil Bupati Nanang Adriani.

Salah satu program prioritas yang mendapat perhatian serius adalah kelanjutan dan penuntasan pembangunan Jalan Bung Karno, menghubungkan simpang Ombau, Kecamatan Barong Tongkok, hingga Linggang Mencelew, Kecamatan Linggang Bigung, yang rencananya dimulai pada tahun 2026.

Adrianus menilai proyek tersebut merupakan kebutuhan masyarakat serta bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan infrastruktur yang lebih baik. Ia mengapresiasi langkah pemerintah karena telah mengupayakan penuntasan proyek jalan yang sempat tertahan sejak 2015 itu, terlebih nilai investasi daerah yang sudah digelontorkan mencapai ratusan miliar rupiah.

“Sekarang sudah banyak ruas jalan yang terancam longsor karena tidak tertangani. Ini perlu menjadi perhatian segera, sebab kalau tidak diselesaikan maka investasi yang dikeluarkan daerah hingga ratusan miliar ini akan sia-sia, dan lagi kalau tidak diselesaikan sekarang ya akan semakin parah kalau lama dibiarkan,” ujar Adrianus, Senin (24/11/2025).

Kelangkapan Administrasi Penting Jadi Perhatian

Meski memberikan dukungan penuh, Adrianus juga mengingatkan pentingnya pemenuhan seluruh aspek administrasi sebelum proses pembangunan dilanjutkan. Salah satunya penyelesaian Legal Opinion (LO) dari Kejaksaan Negeri Kutai Barat (Kejari Kubar) sebagai landasan hukum agar pelaksanaan proyek berjalan aman dan sesuai aturan.

“Ini perlu, agar saat pelelangan, penganggaran tidak ada hal-hal yang dilanggar secara administrasi, sehingga bisa berjalan dan selesai dengan baik, karena jalan ini memang dibutuhkan oleh masyarakat sebagai akses alternatif untuk membuka kegiatan perekonomian,” tegasnya.

Ia menambahkan, koordinasi lintas instansi harus diperkuat, termasuk antara dinas teknis dan lembaga terkait lainnya, sehingga seluruh prasyarat dapat dipenuhi dan pembangunan dapat dimulai tahun depan.

“Dinas terkait harus aktif melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, apa yang harus dilengkapi, sehingga pekerjaan tersebut bisa berjalan di tahun 2026 mendatang,” ujarnya.

Pembangunan di Kubar Harus Selaras

Lebih jauh, Adrianus juga mengajak masyarakat untuk memahami bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab menyelesaikan proyek strategis yang menjadi bagian dari visi dan misi kepala daerah. Ia meyakini, pemerintah tetap akan memperhatikan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kutai Barat.

“Namanya masyarakat pasti menginginkan pemerataan pembangunan. Tetapi yang perlu masyarakat pahami, Pak Bupati juga punya komitmen yang disampaikan dalam visi misi beliau, salah satunya akan menyelesaikan jalan tersebut,” jelasnya.

Baca Juga: Adrianus Dukung Langkah Bupati Kubar Tuntaskan Pembangunan Jembatan ATJ

Adrianus menegaskan, penyelesaian Jalan Bung Karno bukan hanya penting sebagai proyek prioritas, tetapi juga harus dibarengi dengan perhatian terhadap peningkatan akses dasar di kecamatan lainnya.

“Harapan kita, pembangunan di Kubar dapat berjalan selaras. Proyek strategis seperti Jalan Bung Karno dituntaskan, sementara kebutuhan dasar di wilayah lain tetap mendapat perhatian. Jika semua berjalan sejalan, manfaatnya akan kembali kepada masyarakat,” tutup Politisi Demokrat tersebut. (eb/Adv/DPRD Kubar)

BERITA TERKAIT